ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kerugian Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Ditaksir Rp 35 Miliar

Senin, 15 Desember 2025 | 21:41 WIB
AF
H
Penulis: Alfida Rizky Febrianna | Editor: HE
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Dinas Gulkarmat) melakukan proses pemadaman kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin 15 Desember 2025.
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Dinas Gulkarmat) melakukan proses pemadaman kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin 15 Desember 2025. (Antara/Fakhri Hermansyah)

Jakarta, Beritasatu.com – Kerugian akibat kebakaran yang melanda los buah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (15/12/2025) pagi, ditaksir mencapai Rp 35 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi sekitar 350 tempat usaha pedagang terdampak. 

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Jakarta, Miftahudin, menyampaikan  nilai kerugian tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi berubah seiring pendataan lanjutan.

"Kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp 35 miliar," ungkap Miftahudin dalam keterangan resmi, Senin (15/12/2025).

ADVERTISEMENT

Menanggapi kejadian ini, Ikappi mendorong percepatan penanganan pascakebakaran, baik melalui langkah rehabilitasi maupun renovasi area pasar yang terdampak. Hal tersebut dinilai penting agar para pedagang dapat segera kembali berjualan dan aktivitas distribusi pangan bisa berjalan normal.

"(Ikappi) mengharapkan percepatan proses pemeriksaan guna memperoleh kejelasan penyebab kebakaran serta menjadi dasar dalam langkah penanganan lanjutan," kata Miftahudin.

Selain itu, Ikappi juga meminta agar Pemerintah Provinsi Jakarta dapat segera merealisasikan bantuan bagi pedagang terdampak secara tepat sasaran. Bantuan tersebut diharapkan berbasis data yang terukur dan valid dari pengelola pasar, yakni Perumda Pasar Jaya.

Tak hanya soal pemulihan, Ikappi turut mendorong evaluasi dan penguatan sistem pencegahan kebakaran di pasar tradisional. Upaya ini perlu dilakukan melalui koordinasi antara pengelola pasar, aparat kepolisian, serta Dinas Pemadam Kebakaran  Jakarta.

"Termasuk penyediaan serta pemerataan alat pemadam api ringan di titik-titik rawan, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pasar Induk Kramat Jati Kaji Struktur Blok C2 Pascakebakaran

Pasar Induk Kramat Jati Kaji Struktur Blok C2 Pascakebakaran

JAKARTA
Pramono: Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Rp 10 M

Pramono: Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Rp 10 M

JAKARTA
Pasar Kramat Jati Terbakar, Pramono Janjikan Pemulihan Cepat

Pasar Kramat Jati Terbakar, Pramono Janjikan Pemulihan Cepat

JAKARTA
Kala Api Kembali Menguji Jakarta, Risiko Lama di Jantung Kota

Kala Api Kembali Menguji Jakarta, Risiko Lama di Jantung Kota

JAKARTA
Puslabfor Turun Tangan Selidiki Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati

Puslabfor Turun Tangan Selidiki Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati

JAKARTA
Kerugian Pasar Induk Kramat Jati Ditaksir Capai Rp 10 Miliar

Kerugian Pasar Induk Kramat Jati Ditaksir Capai Rp 10 Miliar

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon