Optimalkan Upaya Penanganan Sampah, DLH Jakarta Tutup TPS Liar
Kamis, 2 April 2026 | 16:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta bergerak cepat menangani penumpukan sampah di sejumlah titik di dalam kota pascalibur Lebaran serta dampak dari insiden longsor di TPST Bantargebang. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan warga dan memastikan pelayanan publik tetap optimal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan insiden longsor tersebut sempat memengaruhi operasional pengangkutan sampah menuju TPST Bantargebang. DLH pun melakukan penyesuaian melalui pengaturan waktu pengangkutan (shifting) guna mencegah antrean truk dan kepadatan di area maupun akses menuju lokasi.
“Pascalebaran dan adanya kejadian longsor di TPST Bantargebang beberapa waktu lalu, terjadi penumpukan sampah di beberapa titik di dalam kota. Kami tidak menutup-nutupi kondisi ini dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya di Jakarta, pada Kamis (2/4/2026).
Asep menegaskan, DLH tidak membatasi kuota pengiriman sampah, melainkan mengoptimalkan distribusi melalui sistem kerja yang lebih terukur. Saat ini, pengangkutan sampah dibagi menjadi tiga shift setiap hari untuk memperlancar alur pengiriman dan meminimalkan antrean kendaraan.
Dengan pola tersebut, DLH memastikan waktu tunggu (dwelling time) truk sampah tetap terkendali dan tidak melebihi tiga jam. Selain meningkatkan efisiensi operasional, langkah ini juga bertujuan menjaga keselamatan dan kesehatan para pengemudi.
“Kami ingin memastikan para sopir bekerja dalam kondisi aman dan teratur, sekaligus menjaga kelancaran operasional pengangkutan sampah,” ucap Asep.
DLH juga melakukan penanganan intensif di sejumlah titik yang sebelumnya mengalami penumpukan. Di TPS Kali Anyar, proses pengosongan telah selesai dan kondisi lokasi kini bersih.
Sementara itu, TPS Rawadas yang merupakan TPS liar telah ditutup permanen melalui kolaborasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, serta Satpol PP di kawasan TPU Pondok Kopi. Berdasarkan laporan pada Rabu (1/4/2026) malam, lokasi tersebut sudah sepenuhnya bersih dari sampah.
Penanganan juga dilakukan di TPS Kencana yang berada di bawah ruas Jalan Tol Wiyoto Wiyono atau Tol Tanjung Priok. Setelah proses pengosongan selesai, lokasi ini akan ditutup permanen dengan pemasangan pagar besi serta penguatan pengawasan melalui posko bersama yang melibatkan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Satpol PP, dan unsur kepolisian.
DLH menargetkan operasional pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam pekan ini. Sisa sampah pascaarus balik Lebaran juga diupayakan segera tertangani dan didistribusikan ke fasilitas pengolahan, termasuk TPST Bantargebang dan RDF Plant.
“Kami berkomitmen mempercepat penanganan sampah di dalam kota agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga. Seluruh jajaran DLH terus bekerja maksimal agar kondisi segera pulih dan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan optimal,” kata Asep.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




