Pelaku Teror Pembakaran di Matraman Diduga Alami Gangguan Kejiwaan
Rabu, 13 Mei 2026 | 18:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Polisi mengungkap terduga pelaku teror pembakaran di wilayah Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, diduga mengalami gangguan kejiwaan. Pelaku berinisial A (24) disebut mengaku mendapat dorongan kuat untuk melakukan aksi pembakaran di sejumlah titik permukiman warga.
"Pengakuan sementara, pelaku seperti memiliki masalah kejiwaan. Dia mengaku ada dorongan kuat dalam dirinya untuk melakukan pembakaran," kata Kapolsek Matraman Kompol Suripno, seperti dilansir dari Antara, Selasa (13/5/2026).
Menurut Suripno, pengakuan tersebut diperoleh penyidik saat pemeriksaan awal terhadap pelaku. Setelah melakukan pembakaran, pelaku disebut sempat merasa bersalah dan menyesali tindakannya.
Namun, beberapa jam kemudian pelaku mengaku kembali mendengar dorongan atau bisikan yang membuatnya keluar rumah dan mengulangi aksinya pada dini hari.
"Setelah melakukan itu (pembakaran), dia merasa kaget, bersalah, dan menyesal. Tapi setelah jam dua sampai jam tiga dini hari, ada lagi dorongan atau bisikan yang mengajak dia keluar rumah dan melakukan lagi. Itu pengakuan sementara yang kami dapat," ucap Suripno.
Meski demikian, polisi masih mendalami keterangan tersebut untuk memastikan kondisi psikologis pelaku. Polisi juga akan membawa pelaku menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit guna memastikan kondisi kejiwaannya.
Sebelumnya, Polsek Matraman menangkap A pada Senin (11/5/2026) malam di kediamannya di wilayah Matraman. Pelaku diduga menjadi otak teror pembakaran yang meresahkan warga Pisangan Baru.
Aksi pembakaran yang terjadi pada dini hari itu sempat membuat warga Pisangan Baru panik. Sejumlah titik api muncul di area permukiman dan memicu kekhawatiran api merembet ke rumah-rumah warga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




