Anies: Mimbar Demokrasi Ada di Transportasi Publik, Bukan di Mal
Sabtu, 10 April 2021 | 22:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta selalu berupaya mewujudkan mimbar-mimbar demokrasi melalui berbagai instrumen untuk menghadirkan perasaan keseteraaan. Salah satunya, kata Anies, adalah menghadirkan transportasi publik lebih banyak. Pasalnya, perasaan kesetaraan sangat nyata hadir dalam transportasi publik.
"Di kendaraan umum tidak ada VIP, tidak ada non-VIP. Tidak ada kelas bisnis, tidak ada kelas ekonomi. Apakah CEO, apakah itu office boy, semuanya menggunakan fasilitas yang sama. Ini sering tanpa kita sadari bahwa ini adalah instrumen pembangun keseteraan. Suasana kesetaraan itu, salah satu unsur pembentuk kota demokratis, kota yang setara untuk semua," ujar Anies saat mengikuti acara Mimbar Demokrasi yang disiarkan Youtube PKS sebagaimana dikutip Beritasatu.com, Sabtu (10/4/2021).
Menurut Anies, mimbar demokrasi tidak akan ditemukan di mal atau pusat perbelanjaan. Pasalnya, di mal jelas adanya perbedaan strata, tergantung kemampuan ekonomi orang dan latar belakang lainnya.
"Perhatikan saja, kalau Sabtu-Minggu, kalau kita tidak menyiapkan tempat, maka warga akan perginya ke mana? Paling perginya ke mal, kalau ke mal, ada segmennya. Tergantung segmentasi pasarnya," kata Anies.
Karena itu, Anies menuturkan, ketika Pemprov DKI membangun transportasi publik, jangan semata-mata dibayangkan hanya sedang membangun alat pemindah badan dari satu titik ke titik yang lainnya. Menurut dia, kehadiran transportasi publik adalah instrumen untuk membangun perasaan kesetaraan.
"Ketika kendaraan umum dikampanyekan di Jakarta, kita menambah rute, menambah armada, kita menambah stasiun pertemuan, lalu jumlah pengguna kendaraan umum naik, misalnya 2016, 360.000 orang per hari, sekarang lebih dari satu juta orang per hari, naik 3 kali lipat. Jangan dibayangkan semata-mata alat pemindah badan, tetapi ketika orang berada di dalam kendaraan umum, maka di situ ada kesetaraan," jelas Anies.
Lebih lanjut, Anies mengatakan, selain memperbanyak transportasi publik, Pemprov DKI Jakarta juga membangun lebih banyak ruang publik sebagai mimbar demokrasi, seperti membangun taman dan trotoar yang lebih banyak. Menurut Anies, di taman dan trotoar, orang berinteraksi dan perasaan kesetaraan itu terwujud.
"Tugas kami di Jakarta, memastikan ini berjalan terus sehingga kita bisa menjaga iklim demokrasi, iklim kebersamaan, iklim kesetaraan tetap hidup. Kami berharap dengan demokratisnya kota ini, perasaan kesetaraan itu hadir, insyaalah substansi struktur demokrasi ditopang dengan infrastruktur yang juga demokratis," kata Anies.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




