ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Entitas Adaro Energy Menang Tender PLTB dengan Tarif Terendah

Kamis, 17 November 2022 | 10:18 WIB
ZR
WP
Penulis: Zsazya Senorita MC Ramadhani | Editor: WBP
Pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB).
Pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB). (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Entitas anak PT Adaro Energy Tbk (ADRO), yakni PT Adaro Power memenangkan tender pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel) berkapasitas 70 megawatt (MW) bersama Total Eren. Konsorsium tersebut terpilih setelah memberikan penawaran listrik per kWh terendah kepada PT PLN (Persero).

Penawaran itu merupakan yang terendah dalam sejarah pembangunan PLTB di Indonesia. Dalam pembangunan PLTB di Sidrap, penawaran terendah adalah US$ 11 cent per kWh, kemudian di Jeneponto turun lagi sebesar US$ 10 cent per kWh. Sedangkan penawaran konsorsium dua perusahaan tersebut adalah sebesar US$ 5,5 cent per kWh.

Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (Adaro) Garibaldi Thohir mengatakan Adaro terus berupaya melakukan transformasi dan tumbuh menjadi perusahaan yang lebih ramah lingkungan. "Proyek ini menunjukkan komitmen kami dalam membangun Adaro yang lebih hijau melalui pilar Adaro Green, yang fokus pada pengembangan berbagai sumber energi baru terbarukan. Selain itu, proyek ini juga akan semakin meningkatkan kontribusi Adaro untuk masa depan Indonesia yang lebih hijau," terang Garibaldi Rabu (16/11/2022).

PLTB dengan kapasitas 70 MW tersebut, dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi baterai atau Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 10 Mwh. PLTB Tanah Laut ditargetkan dapat memperkuat pasokan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan pada 2024. Kehadiran pembangkit listrik bertenaga angin itu diharap dapat berperan mengurangi emisi CO2 sebesar 220.000 ton per tahun dan berkontribusi dalam pencapaian target pengurangan emisi CO2 secara nasional sebesar 34,8%.

ADVERTISEMENT

Direktur PT Adaro Power Mustiko Bawono menambahkan, Adaro Power dan mitra yakni Total Eren merasa bersyukur telah berhasil memenangkan proyek PLTB Tanah laut dengan kapasitas 70 MW. "Dengan dukungan dan kerja keras dari instansi finansial serta mitra kontraktor dan pabrikan, kami berharap bahwa proyek strategis ini dapat mendukung pemerintah dan PLN mencapai target bauran energi baru terbarukan di Indonesia," jelasnya.

Perlu diketahui, kerja sama antara Adaro Power, Total Eren, dan PLN ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Managing Director Australia & Indonesia Total Eren Kam Tung Ho, dan Direktur PT Adaro Power Mustiko Bawono. Penandatanganan ini juga disaksikan oleh Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (Adaro) Garibaldi Thohir di Bali, Selasa (15/11/2022). "Penetapan pemenang sebagai pengembang proyek merupakan salah satu milestone penting untuk menuju tahapan selanjutnya yaitu penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dan financial close," ujar Darmawan Prasodjo.

Dia mengatakan, sesuai arahan pemerintah, PLN terus mendorong target net zero emission pada 2060. Oleh karena itu potensi angin yang cukup besar di daerah Tanah Laut, Kalimantan Selatan akan dimaksimalkan pemanfaatannya dengan pembangunan PLTB.

Dia menambahkan, PLN melakukan sejumlah inisiatif dalam mendukung agenda transisi energi yang dicanangkan pemerintah. Salah satunya melalui penambahan pembangkit hijau dengan memanfaatkan potensi energi baru terbarukan (EBT) yang ada di daerah-daerah.

Di lain pihak, Managing Director Total Eren Australia & Indonesia Kam Tung Ho mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada PLN atas kesempatan untuk menunjukkan komitmen perusahaan dalam pengembangan PLTB Tanah Laut.

Dia menambahkan, Total Eren adalah produsen listrik swasta energi terbarukan terkemuka di Prancis dengan lebih dari 3,7 GW aset energi terbarukan yang telah beroperasi atau sedang dalam konstruksi secara global. Di kawasan Asia-Pasifik, Total Eren memiliki lebih dari 1,1 GW proyek pembangkit listrik tenaga angin dan surya. Sehingga mereka sangat antusias untuk mencapai tonggak sejarah khusus ini bersama mitra Total Eren yakni Adaro Power dan PLN. "Kami sangat menantikan dimulainya pembangunan PLTB Tanah Laut. Total Eren telah menginisiasi pengembangan proyek ini selama 7 tahun terakhir dengan proses tender yang kompetitif," ujar Kam Tung Ho.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Anak Usaha Adaro Masuk Indeks LQ45, Analis Prediksi Harganya Segini

Anak Usaha Adaro Masuk Indeks LQ45, Analis Prediksi Harganya Segini

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon