ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penguatan Dolar dan Fed Hawkish Picu Pelemahan Harga Emas

Sabtu, 19 November 2022 | 07:26 WIB
IH
WP
Penulis: Indah Handayani | Editor: WBP
Ilustrasi emas.
Ilustrasi emas. (Antara/Muhammad Adimaja)

Chicago, Beritasatu.com- Harga emas merosot pada akhir perdagangan Jumat (18/11/2022), tertekan penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dipicu komentar hawkish pejabat Federal Reserve (Fed) yang mendorong prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Kontrak harga emas paling aktif pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange, jatuh US$ 8,6 (0,49%) menjadi US$ 1.754,40 per ons, setelah diperdagangkan di kisaran teratas sesi US$ 1.769,9 dan terendah di US$ 1.750,5. Untuk minggu ini kontrak paling aktif mencatat kerugian 0,9% setelah naik lebih dari 5% minggu lalu.

Sementara harga emas berjangka turun US$ 12,8 (0,72%) menjadi US$ 1.763 pada Kamis (17/11/2022). Setelah menyusut US$ 1 (0,06%) menjadi US$ 1.775,8 pada Rabu (16/11/2022), turun tipis US$ 0,10 (0,01%) menjadi US$ 1.776,80 pada Selasa (15/11/2022).

Dolar AS menguat Jumat (18/11/2022) karena pelaku pasar bertaruh pada kenaikan suku bunga lebih lanjut Federal Reserve. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata utama lainnya, naik 0,22% menjadi 106,93.

ADVERTISEMENT

Keuntungan awal pekan ini dengan cepat terpotong penguatan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah, setelah banyak pembicara Fed menyatakan bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga pada kecepatan lebih lambat dalam beberapa bulan mendatang.

Presiden The Fed St Louis James Bullard mengatakan pada Kamis (17/11/2022) bahwa suku bunga acuan kebijakan Fed mungkin perlu naik lebih jauh dari yang diantisipasi investor, menyatakan perlu naik sejauh 7%, yang menakuti pasar saham dan obligasi. Dia mengatakan bahwa minimal, suku bunga kebijakan Fed harus mencapai 5%.

Komentarnya muncul setelah data penjualan ritel AS yang lebih kuat dari perkiraan minggu ini, menunjukkan bahwa inflasi kemungkinan akan tetap membandel dalam waktu dekat.

National Association of Realtors (NAR) melaporkan Jumat (18/11/2022) bahwa penjualan rumah yang ada (existing home) di AS turun 5,9% pada Oktober dari September ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 4,43 juta. Rentetan penurunan penjualan bulanan tahun ini adalah rekor terpanjang sejak 1999, memberi emas beberapa dukungan.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 2,2 sen atau 0,1%, menjadi ditutup pada US$ 20,99 per ons. Platinum untuk pengiriman Januari turun US$ 7,2 (0,73%) menjadi ditutup pada US$ 984,30 per ons.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Update Harga Emas Kamis Malam di Tengah Pertemuan Trump-Xi Jinping

Update Harga Emas Kamis Malam di Tengah Pertemuan Trump-Xi Jinping

EKONOMI
Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Pertemuan Trump dan Xi Jinping

Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Pertemuan Trump dan Xi Jinping

EKONOMI
Harga Emas Dunia Kembali Melemah Dipicu Inflasi AS dan Perang Iran

Harga Emas Dunia Kembali Melemah Dipicu Inflasi AS dan Perang Iran

EKONOMI
Update Harga Emas Dunia Rabu Sore Seusai Naik Tinggi

Update Harga Emas Dunia Rabu Sore Seusai Naik Tinggi

EKONOMI
Harga Emas Dunia Hari Ini Stabil, Investor Pantau Pertemuan AS-China

Harga Emas Dunia Hari Ini Stabil, Investor Pantau Pertemuan AS-China

EKONOMI
Harga Emas Turun 1 Persen Dipicu Lonjakan Harga Minyak

Harga Emas Turun 1 Persen Dipicu Lonjakan Harga Minyak

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon