ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Cuaca Ekstrem Picu Harga Cabai dan Bawang Naik Tajam

Selasa, 3 Januari 2023 | 16:16 WIB
ZS
JS
Penulis: Zikrullah Shubhy | Editor: JAS
Ilustrasi cabai rawit.
Ilustrasi cabai rawit. (BeritaSatu Photo/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com - Pekan pertama awal tahun 2023, harga cabai dan bawang di Pasar Tradisional Tomang Tanjung Duren, Jakarta Barat, terpantau mengalami kenaikan yang cukup tajam, Selasa (3/1/2023).

Kenaikan harga yang cukup tinggi ada pada komoditas cabai merah dan bawang merah yang mencapai dua kali lipat dibanding tahun lalu. Kenaikkan tersebut dipicu banyaknya daerah penghasil kedua komoditas tersebur yang gagal panen akibat cuaca ekstrem.

Cabai merah keriting yang semula pada kisaran harga Rp 40.000 per kilogram kini menyentuh Rp 80.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah dari harga Rp 60.000 kini mencapai Rp 70.000 hingga Rp 100.000 per kilogram tergantung kualitas.

Sementara harga bawang merah naik dari Rp 40.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

Salah satu pedagang di Pasar Tomang, Nisa, mengatakan, kenaikan harga sudah dirasakan sejak akhir tahun. Penyebabnya, banyak daerah penghasil kedua komoditas tersebut mengalami gagal panen akibat cuaca ekstrem.

"Cabai merah, cabai rawit merah, cabai rawit ijo, cabai kriting merah dari Rp 40.000 menjadi Rp 80.000, rawit merah dari Rp 60.000 jadi Rp 70.000, Rp 90.000 sampai Rp 100.000 tergantung jenisnya. Kalau merah semua lebih mahal, kalau yang ijo lebih murah. Bawang dari Rp 40.000 jadi Rp 60.000. Naik menjelang Tahun Baru faktor gagal panen akibat hujan kan banjir," ujar Nisa.

Kenaikan harga cabai dan bawang tersebut dikeluhkan oleh para pembeli yang mayoritas ibu-ibu rumah tangga.

"Saya ini beli cabai merah, cabai rawit tapi saya ini belinya makin susah. Saya beli bumbu untuk saja Rp 50.000. Beli ayam enggak usah, berarti tempe dan tahu aja. Terus harganya tiap hari naik menjelang Tahun Baru atau habis Natal. Harga tadinya Rp 5.000 sekarang masa Rp 12.000. Kasihan ibu rumah tangga enggak kerja," kata Susi.

Kenaikan tersebut diakui memberatkan pembeli dan pedagang, terlebih sejak tahun 2022 harga bahan pokok lainnya sudah banyak yang mengalami kenaikan.

Masyarakan berharap pemerintah segera bertindak untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok untuk meringankan beban pengeluaran belanja rumah tangga.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lebaran Selesai, Harga Cabai di Kudus Masih Tinggi

Lebaran Selesai, Harga Cabai di Kudus Masih Tinggi

JAWA TENGAH
Makin Pedas setelah Lebaran, Harga Tomat dan Kentang Tembus Rp 35.000

Makin Pedas setelah Lebaran, Harga Tomat dan Kentang Tembus Rp 35.000

JAWA BARAT
Harga Cabai Mulai Turun Seusai Lebaran

Harga Cabai Mulai Turun Seusai Lebaran

EKONOMI
Harga Cabai Tembus Rp 120.000 Per Kg, Warga Cianjur Tetap Belanja

Harga Cabai Tembus Rp 120.000 Per Kg, Warga Cianjur Tetap Belanja

JAWA BARAT
Kementan Gandeng Asosiasi Cabai Stabilkan Harga Jelang Lebaran

Kementan Gandeng Asosiasi Cabai Stabilkan Harga Jelang Lebaran

EKONOMI
Bapanas: Harga Cabai Rawit Akan Turun Pada Minggu Ketiga Puasa

Bapanas: Harga Cabai Rawit Akan Turun Pada Minggu Ketiga Puasa

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon