Kementan Gandeng Asosiasi Cabai Stabilkan Harga Jelang Lebaran
Rabu, 11 Maret 2026 | 12:22 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat upaya stabilisasi harga pangan menjelang Lebaran 2026, khususnya untuk komoditas cabai dan bawang merah agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
Melalui kerja sama dengan Asosiasi Champion Cabai Indonesia dan Champion Bawang Merah Indonesia, pemerintah menyalurkan komoditas tersebut langsung kepada konsumen rumah tangga dengan harga lebih rendah dibandingkan harga eceran di Jakarta.
Penyaluran perdana dilakukan di Toko Tani Modern Pasar Minggu serta di 20 titik pasar eceran yang dikelola PD Pasar Jaya secara bergiliran. Program ini bertujuan mendekatkan akses masyarakat terhadap cabai dan bawang merah dengan harga yang lebih terjangkau di wilayah tempat tinggal mereka.
Program yang berlangsung pada 10-19 Maret 2026 tersebut menyediakan sekitar 500 kilogram cabai rawit merah dan cabai merah keriting dengan harga Rp 30.000 dan Rp 20.000 per 0,5 kilogram. Selain itu, bawang merah juga disalurkan dengan kisaran harga Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per 0,5 kilogram selama kegiatan berlangsung.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian M Taufiq Ratule mengatakan, kolaborasi antara Kementan dan para champion telah berjalan cukup lama dan menjadi langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.
“Ini merupakan arahan langsung menteri pertanian untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok, khususnya cabai dan bawang merah, dengan harga yang baik bagi masyarakat. Apalagi sebentar lagi memasuki momentum Idulfitri. Kita ingin petani dan masyarakat dapat menikmati momen Lebaran dengan tenang,” ujar Taufiq, Rabu (11/3/2026).
Ia menambahkan pasokan komoditas tersebut berasal dari sejumlah sentra produksi utama, seperti Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah yang selama ini menjadi daerah penopang produksi cabai dan bawang merah nasional.
Ketua Champion Cabai Indonesia Ardhi menyatakan pihaknya bersama mitra petani siap mendukung langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas hortikultura.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, termasuk dalam pelaksanaan aksi stabilisasi harga seperti saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Champion Bawang Merah Indonesia, Alex, menegaskan kesiapan petani bawang merah untuk menjaga ketersediaan pasokan selama periode meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
“Petani bawang merah siap bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga. Dengan distribusi yang baik, petani tetap mendapatkan pasar, sementara masyarakat memperoleh harga yang lebih terjangkau,” jelas Alex.
Program ini juga mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satu warga, Juleha, mengaku terbantu dengan adanya penjualan komoditas dengan harga lebih murah tersebut.
“Alhamdulillah sangat membantu kami sebagai ibu rumah tangga. Harga cabai dan bawang merah di sini jauh lebih terjangkau, jadi kebutuhan dapur sehari-hari bisa lebih hemat,” ungkap Juleha.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




