ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Cabai Tembus Rp 120.000 Per Kg, Warga Cianjur Tetap Belanja

Jumat, 20 Maret 2026 | 13:27 WIB
RM
HH
Penulis: Riski Maulana | Editor: HP
Sejumlah pembeli memadati Pasar Muka Cianjur, Jawa Barat, menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026.
Sejumlah pembeli memadati Pasar Muka Cianjur, Jawa Barat, menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026. (Beritasatu.com/Riski Maulana)

Cianjur, Beritasatu.com - Harga cabai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kenaikan signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Meski demikian, minat masyarakat untuk berbelanja kebutuhan dapur tetap tinggi.

Pantauan Beritasatu.com di Pasar Muka Cianjur, aktivitas jual beli masih ramai dipadati warga yang mempersiapkan bahan makanan untuk Lebaran 2026. Lonjakan harga cabai tidak menyurutkan antusiasme pembeli.

Salah seorang pedagang cabai, Attoriq mengatakan kenaikan harga terjadi dalam tiga hari terakhir dengan lonjakan mencapai Rp 20.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

“Iya, menjelang Lebaran harga percabaian mengalami kenaikan hampir Rp 20.000 per kilonya, ini sudah tiga hari ke belakang,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah jenis cabai mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Cabai rawit kini dijual di kisaran Rp 100.000 hingga Rp 120.000 per kilogram. Sementara itu, cabai tanjung naik dari Rp 60.000 menjadi Rp 80.000 per kilogram, cabai merah TW dari Rp 40.000 menjadi Rp 60.000, serta cabai keriting merah dan rawit hijau yang kini berada di kisaran Rp 60.000 dari sebelumnya sekitar Rp 35.000 per kilogram.

“Sejumlah jenis cabai mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir, seperti cabai merah, cabai hijau, keriting, cabai tanjung dan TW,” katanya.

Menurut Attoriq, kenaikan harga cabai dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran. Kebutuhan memasak berbagai hidangan khas Idulfitri menjadi faktor utama lonjakan tersebut.

“Antusias warga karena menjelang Lebaran, semua pasti pada masak, jadi pada beli semua,” ungkapnya.

Meski harga cabai melonjak, daya beli masyarakat tetap terjaga. Bahkan, menurut Attoriq, puncak keramaian pembeli terjadi sehari sebelumnya.

“Banyak, hari kemarin yang menjadi puncak. Sekarang sudah mendingan,” tambahnya.

Selain cabai, terdapat komoditas lain yang juga mengalami kenaikan harga dari Rp 8.000 menjadi Rp 16.000 per kilogram dalam lima hari terakhir. Namun, sebagian besar bahan pokok lainnya masih relatif stabil.

Kenaikan harga cabai menjelang Lebaran merupakan fenomena tahunan yang kerap terjadi, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan untuk merayakan hari besar keagamaan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lebaran Selesai, Harga Cabai di Kudus Masih Tinggi

Lebaran Selesai, Harga Cabai di Kudus Masih Tinggi

JAWA TENGAH
Makin Pedas setelah Lebaran, Harga Tomat dan Kentang Tembus Rp 35.000

Makin Pedas setelah Lebaran, Harga Tomat dan Kentang Tembus Rp 35.000

JAWA BARAT
Harga Cabai Mulai Turun Seusai Lebaran

Harga Cabai Mulai Turun Seusai Lebaran

EKONOMI
Kementan Gandeng Asosiasi Cabai Stabilkan Harga Jelang Lebaran

Kementan Gandeng Asosiasi Cabai Stabilkan Harga Jelang Lebaran

EKONOMI
Bapanas: Harga Cabai Rawit Akan Turun Pada Minggu Ketiga Puasa

Bapanas: Harga Cabai Rawit Akan Turun Pada Minggu Ketiga Puasa

EKONOMI
Harga Cabai di Surabaya Melonjak, Rawit Tembus Rp 90.000 Per Kg

Harga Cabai di Surabaya Melonjak, Rawit Tembus Rp 90.000 Per Kg

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT