ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kabar Baik! Pertumbuhan Ekonomi 2022 Diproyeksi 5,3%

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:46 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Terminal peti kemas.
Terminal peti kemas. (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2022 akan mencapai 5,3% secara (year on year/yoy) pada 2022. Angka ini lebih baik dari proyeksi sebelumnya  sebesar 5,2%. 

"Fondasi perekonomian masih kuat. Konsumsi, investasi, dan ekspor menggerakkan perekonomian nasional," kata Airlangga dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN) di Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Pemulihan ekonomi dari dampak Covid-19 berlanjut karena kebijakan rem dan gas yang dijalankan secara responsif dan adaptif.

ADVERTISEMENT

Sejalan dengan keberlanjutan pemulihan ekonomi, konsolidasi fiskal berjalan lebih cepat dari target perkiraan dengan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) telah kembali ke bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) yakni 2,38%dari PDB.

Pada 2022, pemerintah menganggarkan Rp 455,62 triliun untuk program PC PEN yang terserap sebesar 91% atau Rp 414,5 triliun dengan fokus pemulihan konsumsi masyarakat dan investasi. "Inflasi tetap terkendali 5,51% pada 2022. Ini hasil koordinasi usaha ekstra pemerintah pusat dan daerah, serta peran Kementerian Dalam Negeri juga sangat penting," imbuhnya.

Tingkat pengangguran juga menurun menjadi 5,86% pada Agustus 2022, diikuti oleh penurunan kemiskinan menjadi 9,54% pada Maret 2022.

Adapun pada 2021, pemerintah menganggarkan Rp744 triliun untuk program PC PEN dengan fokus untuk reformasi ekonomi dan penanganan Covid-19 varian Delta yang terserap senilai 88% atau Rp 655,1 triliun.

Di 2020 pemerintah menganggarkan Rp 695,2 triliun untuk kebijakan-kebijakan luar biasa di sektor riil yang terealisasi senilai Rp 575,8 triliun atau 83,2%.

Dalam kesempatan yang sama Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan setelah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dicabut pada akhir tahun 2022, saat ini adalah masa transisi dan semua pihak tetap harus waspada.

"Hati-hati dalam memutuskan kebijakan, utamanya ekonomi yang sekarang ini kita berada dalam posisi sangat baik, kuartal ketiga berada di 5,72%, yoy, dan sepanjang tahun 2022 seperti tadi Pak Menko Airlangga menyampaikan 5,3% kalo itu tercapai sebuah prestasi yang sangat baik bisa kita capai," kata dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

B-PLUS
Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

EKONOMI
Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

EKONOMI
Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

EKONOMI
Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon