ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Adhi Karya Estimasi Konstruksi LRT Fase II Mulai 2025

Kamis, 16 Maret 2023 | 11:33 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Progres proyek LRT Jabodebek.
Progres proyek LRT Jabodebek. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com- PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) berencana melanjutkan pembangunan kontruksi LRT Jabodebek Fase II mulai tahun 2025. Rencana ini menyusul telah dilakukannya uji coba secara fungsional proyek LRT Jabodebek Fase I yang ditargetkan dapat beroperasi penuh pada Juli 2023 mendatang.

Direktur Utama PT Adhi Karya Entus menyampaikan bahwa sejauh ini perseroan masih melakukan sejumlah persiapan seperti detail engineering design (DED) yang memakan waktu sekitar 1-2 tahun. Sementara menyangkut lahan tidak menjadi isu karena trasenya berada di sisi jalan tol. "Jadi, tahun ini masih menunggu. Persiapannya menyiapkan modal kerja dengan kompetensi orang-orang. Tahun 2025 mudah-mudahan sudah mulai," ucap Entus kepada media, dikutip Investor Daily, Rabu (15/3/2023).

Entus menjelaskan, keberlanjutan pembangunan konstruksi LRT Jabodebek Fase II itu merupakan amanat dari Perpres Nomor 49 tahun 2017 yang menugaskan perseroan untuk membangun prasarana depo, dari sebelumnya hanya mengerjakan konstruksi jalur layang, stasiun, dan fasilitas operasi.

ADVERTISEMENT

Entus menyebut, LRT Jabodebek Fase II ini akan melanjutkan stasiun di Cibubur hingga stasiun di Bogor dengan jarak tempuh sekitar 18 kilometer. Sedangkan jarak keseluruhannya mencapai 40 kilometer.

Di samping rencana meneruskan konstruksi LRT Jabodebek Fase II, Entus juga mengungkapkan bahwa perseroan bakal menggarap proyek Malolos-Clark Railway di Filipina dengan nilai kontrak sebesar Rp 3,5 triliun. "Baru mau kontrak. Nilai yang sudah ada ini Rp 3,5 triliun untuk satu paket yang pertama ini. Kita keluar negeri memang yang secara potensi kira-kira kita bisa," ujarnya.

Pertimbangan perseroan menggarap proyek LRT di Filipina ini karena dari sisi keuangan relatif aman dan sumber pendanaan konstruksinya berasal dari Asian Development Bank (ADB). Sedangkan untuk lahan ditanggung oleh pihak Filipina.

Di proyek kereta di Filipina itu, perseroan berkolaborasi dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) di mana ADHI memegang porsi sebesar 51%. "ADHI akan terus mengembangkan kompetensi di sektor infrastruktur perkeretaapian," tutup Entus.

Berita ini juga sudah tayang di Investor.id dengan judul: Siapkan Detil Proyek, Adhi Karya (ADHI) bakal Lanjutkan Konstruksi LRT Fase II Mulai 2025



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

RUPST Adhi Karya Setujui Alexander Rubi Satyoadi Jadi Komisaris Baru

RUPST Adhi Karya Setujui Alexander Rubi Satyoadi Jadi Komisaris Baru

EKONOMI
Adhi Karya Catat Lonjakan Laba, Sinyal Pemulihan Kuat

Adhi Karya Catat Lonjakan Laba, Sinyal Pemulihan Kuat

EKONOMI
Kontrak Baru Adhi Karya Melonjak Tajam, Tembus Rp 4,72 T

Kontrak Baru Adhi Karya Melonjak Tajam, Tembus Rp 4,72 T

EKONOMI
Adhi Karya Kantongi Kontrak Rp 18,1 T, Proyek Gedung Mendominasi

Adhi Karya Kantongi Kontrak Rp 18,1 T, Proyek Gedung Mendominasi

EKONOMI
Adhi Karya Perkuat Likuiditas, Piutang Proyek Jadi Fokus

Adhi Karya Perkuat Likuiditas, Piutang Proyek Jadi Fokus

EKONOMI
Adhi Karya Teken Kerja Sama Pengelolaan Hotel dengan HIN

Adhi Karya Teken Kerja Sama Pengelolaan Hotel dengan HIN

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon