Kemendag Antisipasi Dampak El Nino terhadap Pangan dan Inflasi
Jumat, 28 April 2023 | 10:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memantau kenaikan harga dan kesulitan pasokan pangan di Indonesia sebagai tindakan antisipasi terhadap dampak dari fenomena El Nino. Fenomena ini adalah kekeringan yang disebabkan oleh pemanasan suhu muka laut (SML) di atas kondisi normal.
Dilansir dari Antara, Jumat (28/4/2023), Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kemendag, Kasan, menjelaskan bahwa pihaknya akan memantau pergerakan pasokan pangan, baik dari Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), maupun Kemendag sendiri, agar dampak El Nino tidak terlalu mempengaruhi kenaikan harga pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat.
Kasan juga menyampaikan bahwa dampak El Nino tidak hanya terjadi pada komoditas sawit, tetapi juga pada produk lain seperti kedelai dan gula yang berasal dari luar negeri. Sebagai upaya antisipasi pergerakan harga, Kemendag melakukan kebijakan khusus untuk minyak goreng, antara lain penurunan domestic market obligation (DMO) atau pasokan minyak goreng dalam negeri, penentuan rasio ekspor serta insentif untuk minyak goreng kemasan dan curah.
Selain itu, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan bahwa antisipasi terhadap fenomena El Nino harus dilakukan dari dua sisi, yaitu hulu dan hilir. Dari sisi hulu, perlu dilakukan peningkatan produksi dengan berbagai cara yang menjadi wilayah yang harus ditangani oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian. Sedangkan dari sisi hilir, perlu dilakukan langkah-langkah penguatan stok dan cadangan pemerintah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




