Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2023 Diprediksi Tembus 5%
Kamis, 4 Mei 2023 | 17:01 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 akan berada di atas 5%. Pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 ditopang oleh konsumsi masyarakat.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Ferry Irawan mengatakan, di tengah global demand yang melambat, domestic demand diperkirakan akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi baik di kuartal I dan II, sampai dengan akhir 2023.
"Memperhatikan berbagai indikator dan juga di kuartal I dan II yang mengalami momen Ramadan dan Idulfitri, maka pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih mampu tumbuh di atas 5%," ucap Ferry Irawan, Kamis (4/5/2023).
Ferry mengatakan, aktivitas masyarakat mulai kembali normal dengan telah dicabutnya PPKM, diharapkan perekonomian akan terus menggeliat.
Berbagai leading indikator seperti indeks penjualan riil, indeks keyakinan konsumen, dan juga PMI Manufaktur menunjukkan prospek yang baik sampai dengan bulan April 2023.
"Industri pengolahan masih akan menjadi kontributor utama ekonomi kuartal I, kendati demand global melambat. Indeks PMI yang terus berada di level ekspansi menunjukkan bahwa pelaku usaha masih optimistis ditopang domestic demand," kata dia.
Sementara itu sektor yang terkait dengan mobilitas juga masih akan terus bergerak positif dengan tidak adanya pembatasan aktivitas masyarakat pasca mulai meredanya Covid-19.
Misalnya transportasi dan pergudangan, serta penyediaan akomodasi makan-minum. Sektor pertanian diharapkan juga tumbuh lebih baik dengan dimulainya masa panen di akhir Maret.
"Sedangkan sektor pertambangan akan sedikit melambat karena harga komoditas yang terus menurun meskipun secara bertahap," tandas Ferry.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




