ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2023

Jumat, 5 Mei 2023 | 13:19 WIB
AK
FH
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: FER
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS, Jakarta, Jumat, 5 Mei 2023.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS, Jakarta, Jumat, 5 Mei 2023. (Dok. BPS)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komponen konsumsi rumah tangga menjadi penopang terbesar pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 dari sisi pengeluaran.

Komponen konsumsi rumah tangga tumbuh 4,54% tumbuh secara year on year dan memberikan andil 52,88% pada pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023.

"Kami mencatat seluruh komponen pengeluaran tumbuh positif pada kuartal I 2023 (y-on-y). Penyumbang terbesar adalah konsumsi rumah tangga sebesar 4,54% sementara PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto) tumbuh 2,11%," ucap Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Jumat (5/5/2023).

ADVERTISEMENT

Edy menjelaskan, pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga tertinggi terjadi pada beberapa sektor. Pertama, transportasi dan komunikasi, tercermin dari peningkatan penjualan sepeda motor dan penumpang angkutan rel, laut, dan udara.

Kedua, restoran dan hotel, terlihat dari peningkatan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel yang tumbuh signifikan

"Momen Ramadan mendorong pertumbuhan konsumsi makanan dan minuman," imbuhnya.

Menurut Edy, komponen ekspor tetap tumbuh kuat yaitu sebesar 11,68% secara year on year dan memberikan andil 22,71% pada pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023.

Peningkatan ekspor barang terjadi pada komoditas nonmigas utama, seperti bahan bakar mineral; lemak dan minyak hewan atau nabati; serta besi dan baja serta nikel.

Pada saat yang sama ekspor sejumlah komoditas migas, seperti gas alam, hasil minyak dan minyak mentah juga meningkat.

"Ekspor jasa tumbuh signifikan seiring peningkatan jumlah wisman dan devisa masuk dari luar negeri," kata Edy.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

B-PLUS
Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

EKONOMI
Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

EKONOMI
Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

EKONOMI
Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon