IHSG Dibuka Melemah 0,3%, Ini Penyebabnya
Jumat, 7 Juli 2023 | 09:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,3% ke posisi 6.737,3 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (7/7/2023).
Menurut NH Korindo Sekuritas Indonesia (NHKSI) Research, pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi sentimen eksternal dari AS. Pasar menilai bahwa the Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga pada bulan Juli, di mana sebelumnya the Fed tidak menaikkan suku bunga pada Juni.
Dow Jones ditutup turun sebesar 366 poin atau 1,1% pada Kamis (06/07/23), memimpin kelemahan antara Nasdaq dan S&P 500. Data ekonomi yang menunjukkan pasar tenaga kerja terus menggeliat memicu spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang mengirimkan imbal hasil surat berharga negara (Treasury) melonjak tinggi menjelang laporan pekerjaan bulanan yang dijadwalkan rilis pada hari Jumat.
BACA JUGA
273 Saham Menguat, IHSG Sesi I Datar
ADP Nonfarm Employment Change AS ternyata mencatatkan penambahan 497 ribu pekerjaan baru di sektor swasta pada bulan Juni, jauh di atas perkiraan para ekonom sebesar 228 ribu dan angka bulan lalu sebesar 267 ribu. Data tersebut memberikan sentimen negatif yang lebih signifikan terhadap pasar karena klaim pengangguran awal yang sebenarnya juga sedikit lebih tinggi dari perkiraan, dan data JOLTS Job Openings AS untuk bulan Mei juga di bawah ekspektasi. Hal ini memperkuat kekhawatiran pasar bahwa Fed kemungkinan akan mengikuti panduan dua kenaikan suku bunga lagi.
Sebagai tambahan tanda-tanda kekuatan ekonomi, data aktivitas sektor jasa yang tercermin dalam ISM Non-Manufacturing PMI AS juga terus meluas, didukung oleh permintaan yang meningkat; meskipun harga yang dibayar baik oleh konsumen maupun pada tingkat produsen (sebagai indikator inflasi), turun lebih rendah dari level 3 tahun terakhir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




