ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

El Nino, Kenaikan Harga Beras Ganggu Proses Disinflasi

Senin, 14 Agustus 2023 | 10:04 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Stok beras di gudang bulog wilayah Kaltim dan Kaltara.
Stok beras di gudang bulog wilayah Kaltim dan Kaltara. (Beritasatu.com/Fuad Iqbal)

Jakarta, Beritasatu.com - Harga beras mengalami potensi kenaikan yang signifikan. Selama berlangsungnya fenomena El  Nino, harga beras telah menunjukkan peningkatan yang stabil selama bulan Agustus. Hal ini disebabkan oleh penurunan yang cukup mencolok dalam stok beras di pasar pusat.

Menurut pantauan BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), pada bulan April 2023, harga beras telah stabil di level Rp 12.000/kg (kenaikan 8% secara year to date), tetapi dengan munculnya kekhawatiran El-Nino pada bulan Juli, harga mulai naik kembali. Pada pertengahan Agustus, harga rata-rata beras nasional naik menjadi Rp 13.570/kg. Meskipun harga di Jawa tetap berada di level Rp 12.000/kg, tetapi harga beras di Kalimantan Tengah melonjak menjadi Rp 18.000/kg.

"Kenaikan harga beras ini memiliki potensi risiko yang cukup besar terhadap proses disinflasi yang sedang berlangsung, mengingat kontribusi beratnya terhadap inflasi sebesar 3,33%," kata Helmy Kristanto, analis BRIDS dalam risetnya hari ini, Senin (14/8/2023).

ADVERTISEMENT

Menurut Helmy, pemerintah memiliki kesiapan yang cukup untuk turun tangan dan menstabilkan harga dengan menggunakan cadangan yang dimilikinya. Saat ini, cadangan beras pemerintah mencapai 800.000 ton, sekitar 30% dari permintaan nasional bulanan sebesar 2,4 hingga 2,5 juta ton, dan masih melebihi ambang batas buffer sebesar 20%.

Pemerintah yakin dapat mencapai target cadangan 2,2 juta ton pada akhir tahun 2023. Kementerian Perdagangan juga telah mengindikasikan kesiapannya untuk mengeluarkan kuota impor tambahan, jika diperlukan, sementara kuota impor saat ini sebesar 2 juta ton telah digunakan sekitar 1,7 juta ton.

"Kami juga mencatat peningkatan stok yang teramati di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) pada bulan Agustus," tutup Helmy.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Dampak Super El Nino 2026, Akankah Picu Krisis Pangan?

Dampak Super El Nino 2026, Akankah Picu Krisis Pangan?

INTERNASIONAL
Ancaman El Nino, BPBD Lumajang Waspadai Karhutla di Lereng Semeru

Ancaman El Nino, BPBD Lumajang Waspadai Karhutla di Lereng Semeru

JAWA TIMUR
Pemkab Cianjur Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana

Pemkab Cianjur Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana

JAWA BARAT
BPBD Lumajang Siaga Mobil Tangki Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

BPBD Lumajang Siaga Mobil Tangki Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

JAWA TIMUR
El Nino Ancam Pertanian Sigi dan Buol, Jagung dan Cabai Gagal Panen

El Nino Ancam Pertanian Sigi dan Buol, Jagung dan Cabai Gagal Panen

NUSANTARA
Jangan Anggap Sama, Begini Perbedaan Musim Kemarau dan El Nino

Jangan Anggap Sama, Begini Perbedaan Musim Kemarau dan El Nino

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon