Pertumbuhan Konstruksi Bali Topang Penjualan Holcim
Minggu, 21 Juli 2013 | 01:43 WIB
Jakarta - Penjualan semen secara nasional PT Holcim Indonesia tidak terdampak signifikan oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi karena tertopang pertumbuhan bidang konstruksi di Bali.
"Pertumbuhan penjualan semen secara nasional tahun ini cenderung melambat, tapi kami bisa memanfaatkan peluang pertumbuhan konstruksi di Bali," kata Juhans Suryantan, Vice President PT Holcim Indonesia di Denpasar, Sabtu malam (20/7).
Menurutnya, Holcim akan terus memanfaatkan peluang maraknya pembangunan hotel di Pulau Dewata itu menjelang Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).
"Bahkan pertumbuhan penjualan di Bali tahun ini lebih tinggi dibandingkan dengan di daerah lain. Apalagi di sini banyak pembangunan infrastruktur menjelang KTT APEC," tuturnya seusai buka puasa bersama para tukang dan kuli bangunan di Desa Budaya Kertalangu, Kota Denpasar, itu.
Juhans menyebutkan, pada semester I/2013 pertumbuhan penjualan semen Holcim sekitar 7,5% atau lebih rendah dibandingkan semester I/2012 yang mencapai 14%.
"Tahun depan kami prediksi pertumbuhannya tidak sebagus tahun ini karena proyek-proyek infrastruktur sudah selesai. Momen bulan puasa ini juga pertumbuhannya bagus," tambah dia.
Sampai saat ini pangsa pasar Holcim secara nasional sekitar 15%. Di Bali hanya dengan satu pewaralaba penjualannya mencapai 14 ribu ton per bulan atau naik 15% dibandingkan tahun sebelumnya.
"Oleh sebab itu, kami akan terus memberikan pelatihan kepada ahli bangunan (tukang) di Bali. Secara nasional kami sudah melatih 19 ribu orang, sedangkan di Bali baru 2.000 orang," ujar Juhans.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




