ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BI: Surplus Neraca Perdagangan Sesuai Prediksi

Rabu, 2 Oktober 2013 | 00:23 WIB
G
FH
Penulis: GRC | Editor: FER
Ilustrasi seorang petugas bank menumpuk uang kertas rupiah Indonesia.
Ilustrasi seorang petugas bank menumpuk uang kertas rupiah Indonesia. (ANTARA FOTO)

Jakarta - Pihak Bank Indonesia (BI) menyatakan, kinerja neraca perdagangan yang surplus sebesar US$ 130 juta pada Agustus 2013 telah sesuai prediksi sebelumnya. Bank sentral sendiri sempat memperkirakan, defisit transaksi berjalan pada triwulan III-2013 akan lebih kecil dibandingkan triwulan II-2013.

"Surplus neraca perdagangan sejalan dengan penurunan impor. Neraca perdagangan nonmigas surplus sebesar US$ 1,03 miliar, sedangkan defisit neraca perdagangan migas menyempit menjadi US$ 900 juta," papar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi Ahmad Johansyah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (1/10).

Difi mengatakan, surplus neraca perdagangan nonmigas telah sejalan dengan laju penurunan impor nonmigas sebesar 29,5% (month to month/mtm). Laju penurunan tersebut jauh lebih cepat ketimbang laju penurunan ekspor nonmigas sebesar 18,9% (mtm).

Impor nonmigas, kata dia, mencapai titik terendah sepanjang 2013, terutama disebabkan impor barang modal, khususnya alat angkutan untuk industri. Penurunan ekspor nonmigas dipengaruhi pertumbuhan ekonomi global dan harga komoditas ekspor yang belum kuat.

ADVERTISEMENT

Difi mengatakan, harga komoditas ekspor tersebut terutama kelompok barang primer seperti batubara, karet mentah, dan minyak lemak nabati. Kemudian, kelompok produk manufaktur seperti mesin dan alat transportasi, produk kimia, barang konsumen lain yang lebih rendah, dan produk semi-manufaktur lainnya.

"Di sisi migas, defisit neraca perdagangan migas Agustus 2013 menyempit terutama karena ekspor minyak meningkat sebesar 25,2% (mtm), seiring dengan kenaikan lifting minyak," ujar Difi.

Sementara itu, impor minyak turun sebesar 12,8% (mtm) sejalan dengan masih besarnya stok penyangga. Hal itu terutama setelah Pertamina melakukan impor minyak yang besar di bulan Juli. (grc)

Lihat Juga Video Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$ 132,4 Juta di Agustus

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

MULTIMEDIA
Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

NASIONAL
BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

EKONOMI
BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon