ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BI: Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Masih Belum Kuat

Selasa, 5 November 2013 | 16:45 WIB
G
B
Penulis: GRC | Editor: B1
(beritasatu.com)

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat dalam Survei Konsumen per Oktober 2013, bahwa pertumbuhan konsumsi
rumah tangga masih belum kuat.

Indikasi tersebut tergambar pada pertumbuhan tahunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober 2013 yang masih negatif 8,4 persen. Meskipun demikian, secara bulanan telah mencatat pertumbuhan positif.

"Belum kuatnya keyakinan konsumen terutama dipengaruhi IKK saat ini yang masih pesimis terhadap konsumsi barang tahan lama dan penghasilan," tulis BI seperti di Jakarta, Selasa (5/11).

Namun demikian, survei mengindikasikan perbaikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi pada enam bulan mendatang. Hal itu terjadi baik di sisi penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, maupun kegiatan usaha.

ADVERTISEMENT

Survei juga mengindikasikan menurunnya tekanan kenaikan harga pada  tiga bulan mendatang. BI melihat, penurunan tekanan kenaikan harga tiga bulan ke depan (hingga Januari 2014) diperkirakan terjadi terutama pada beberapa sektor tertentu. Sebagai contoh, kelompok transportasi, komunikasi, jasa keuangan, serta kelompok makanan jadi, minuman,
rokok, dan tembakau.

"Tetapi, survei mengindikasikan tekanan kenaikan harga akan kembali meningkat pada enam bulan mendatang (April 2014), sejalan dengan perkiraan kenaikan permintaan," pungkas BI.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

MULTIMEDIA
Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

NASIONAL
BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

EKONOMI
BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon