Penjualan Semen Nasional Diperkirakan Tumbuh 6,3 Persen
Rabu, 11 Desember 2013 | 10:45 WIB
Jakarta - Danareksa Sekuritas memperkirakan hingga akhir tahun, penjualan semen nasional akan mencapai 58,4 juta ton, naik 6,3 persen dari tahun lalu. Akan tetapi, pertumbuhan tahun ini masih di bawah estimasi awal Danareksa sebesar 8 persen.
Meski penjualan semen nasional turun di bulan November, tetapi sektor semen masih dianggap menguntungkan dengan meningkatnya belanja infrastruktur pemerintah hingga akhir tahun.
Penjualan semen di bulan November mencapai, 5,56 juta ton, atau turun 0,2 persen dari bulan sebelumnya. Penjualan November tahun ini lebih rendah 6,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Penjualan semen domestik tumbuh 5,7 persen menjadi 52,72 juta ton di periode Januari-November tahun ini.
Helmy Kristanto, analis sektor semen di Danareksa Sekuritas, mengatakan turunnya penjualan semen di November bukanlah hal yang mengkhawatirkan karena tren penjualan semen di empat tahun terakhir biasanya menunjukkan penurunan dari Oktober ke November.
"Penjualan semen di atas 5 juta ton di bulan November menunjukkan permintaan semen masih kuat. Hal ini didorong oleh belanja infrastruktur pemerintah hingga akhir tahun," kata dia dalam hasil analisisnya hari ini.
Penjualan semen November juga masih 15 persen di atas rata-rata penjualan semen per bulan sebesar 4,78 juta ton tahun ini.
"Penjualan semen di bulan Desember kemungkinan akan tumbuh, mengingat secara historis, tren menunjukkan pertumbuhan rata-rata 5 persen dari November ke Desember," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




