ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bosowa Bangun Terminal Pengepakan Senilai Rp 700 Miliar

Kamis, 26 Desember 2013 | 09:33 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
CEO Bosowa Erwin Aksa (kiri) memberi penjelasan kepada Menkoperekonomian Hatta Rajasa (tiga kanan) disaksikan Wamen Perhubungan Bambang Sosantono (dua kanan), Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (tiga kiri), Founder Bosowa H.M Aksa Mahmud (kanan), dan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh (dua kiri), saat peresmian dimulainya pembangunan Terminal Pengepakan Semen dan Pelabuhan di Barru, Sulsel, Kamis (26/12). Terminal yang diperkirakan menelan biaya Rp700 miliar tersebut akan digunakan untuk pengiriman klinker, sebagai dermaga kapal tongkang dan kapal kecil untuk pengiriman semen, serta akan digunakan sebagai gudang dan terminal pengepakan semen.
CEO Bosowa Erwin Aksa (kiri) memberi penjelasan kepada Menkoperekonomian Hatta Rajasa (tiga kanan) disaksikan Wamen Perhubungan Bambang Sosantono (dua kanan), Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (tiga kiri), Founder Bosowa H.M Aksa Mahmud (kanan), dan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh (dua kiri), saat peresmian dimulainya pembangunan Terminal Pengepakan Semen dan Pelabuhan di Barru, Sulsel, Kamis (26/12). Terminal yang diperkirakan menelan biaya Rp700 miliar tersebut akan digunakan untuk pengiriman klinker, sebagai dermaga kapal tongkang dan kapal kecil untuk pengiriman semen, serta akan digunakan sebagai gudang dan terminal pengepakan semen. (Antara/Yusran Uccang)

Barru - Kelompok usaha Bosowa melakukan peresmian dimulainya pembangunan fasilitas Terminal Pengepakan Semen dan pelabuhan senilai Rp700 miliar di Barru, Sulawesi Selatan, Kamis hari ini.

Peresmian fasilitas tersebut dilakukan Menko Perekonomian, Hatta Rajasa dihadiri Pendiri Bosowa Grup, HM Aksa Mahmud, CEO Bosowa, Erwin Aksa, jajaran Manajemen Bosowa, Muspida Sulsel dan Muspida Kabupaten Barru.

Erwin mengatakan proyek tersebut menelan dana sebesar Rp7 00 miliar. Investasi ini untuk pembangunan jetty, pengiriman klinker, dermaga kapal atau tongkang, dermaga kapal kecil untuk pengiriman semen, gudang, terminal pengepakan semen beserta silo penyimpanan semen.

"Fasilitas ini untuk menghindari antrian pembebanan kapal untuk semen dan klinker ekspor. Klinker terutama akan didistribusikan ke stasiun penggilingan lain Bosowa yang terletak di berbagai pulau lain di Indonesia," kata Erwin.

ADVERTISEMENT

Erwin mengatakan fasilitas ini akan mendorong perluasan industri di luar Kota Makassar yakni berada sekitar 107 kilometer sebelah barat Makassar atau lima kilometer dari Barru Desa dan 60 kilometer dari Pabrik Semen Bosowa di Maros, Sulawesi Selatan.

Menurut Erwin, nantinya di daerah ini akan berdiri empat silo semen masing-masing berkapasitas 20.000 ton. Fasilitas digunakan untuk menampung semen dari Pabrik Semen Bosowa untuk selanjutnya dikirim dengan tujuan antarpulau atau ekspor.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon