Menteri PU Bantah Perbaikan Jalan hanya Jelang Lebaran
Senin, 23 Juni 2014 | 16:48 WIB
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto membantah bahwa perbaikan jalan khususnya di jalur pantai utara (pantura) terkesan hanya mendekati hari raya Lebaran. Proses perbaikan kata menteri ini dilakukan secara berkelanjutan.
"Kita sepanjang tahun terus ada, rutin. jalan itu dari Anyer sampai Banyuwangi, kan dulu bikinnya tidak sama-sama, jadi ada yang umurnya udah mau habis, ada yang masih baru tapi setiap tahun harus ada kegiatan," demikian kata Djoko Kirmanto di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin siang (23/6).
Djoko mengatakan perbaikan jalan pada awal Lebaran hari ini sudah selesai. Sebelumnya tim dari kementeriannya dan pihak Kepolisian sudah mengecek kondisi perbaikan jalan tersebut. Sementara untuk pembuatan jalan pantura dari bahan beton kata dia terus dikerjakan. Hingga saat ini 300 kilometer dari 1300 kilometer sudah sudah dijadikan jalan beton.
"Sekarang baru 300 kilometer, tahun depan akan kita tambahi lagi dan seterusnya," kata dia lagi.
Menteri tersebut mengatakan yang menjadi masalah jalur pantura adalah jumlah kendaraan yang sudah terlalu banyak. Volume kendaraan dibandingkan kapasitas jalan secara rasio terlalu tinggi.
"Kan seharusnya (rasio) 0,5. kalau sudah lebih dari 0,5 nah itu kalau ada apa-apa macet, kita sudah 0,7 atau 0,8 jadi kalau ada satu kendaraan saja yang macet itu , macetnya luar biasa, itulah kenapa pantura jadi masalah terus," kata dia menggambarkan perbandingan volume dan kapasitas jalan.
Oleh karena itu Djoko Kirmanto mengatakan saat ini jalan pantura dijadikan lebih lebar dua kali. Selain itu dibangun pula jalan tol yang kontraknya sudah dimulai sejak tahun 1990-an yakni dari Anyer ke Banyuwangi tersebut.
"Masalah pantura selesai kalau jalan tol itu jadi," imbuhnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




