ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Inflasi di Kudus Lebih Tinggi dari Nasional

Rabu, 3 September 2014 | 02:12 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi laju inflasi
Ilustrasi laju inflasi (Istimewa)

Kudus - Tingkat inflasi bulan Agustus 2014 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tercatat sebesar 0,58 persen atau lebih tinggi dibanding dengan tingkat inflasi nasional pada bulan yang sama sebesar 0,47 persen.

"Selain itu, tingkat inflasi di Kudus juga lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat inflasi Jateng pada bulan Agustus 2014 sebesar 0,45 persen," kata Kepala Badan Pusat Statisitik (BPS) Kudus, Endang Tri Wahyuningsih di Kudus, Selasa (2/9).

Inflasi bulan Agustus 2014, katanya, juga lebih rendah dibandingkan dengan bulan Juli 2014 di Kudus yang mengalami inflasi sebesar 0,81 persen.

Ia mengatakan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks beberapa kelompok komoditas.

ADVERTISEMENT

Di antaranya, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,03 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 2,14 persen, serta kelompok sandang 0,25 persen.

Sementara kelompok kesehatan 0,15 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 3,64 persen, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,22 persen, serta kelompok bahan makanan sebesar 0,90 persen.

Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap inflasi, kata dia, berupa komoditas pasir, biaya pendidikan akademi/perguruan tinggi, biaya pendidikan sekolah dasar, semen, tarif listrik, kacang panjang, dan bayam.

Sementara komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi, yakni bawang merah, daging ayam ras, bandeng, cabai merah, beras dan telur ayam ras.

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Agustus 2014, kata dia, secara umum mengalami kenaikan.

Di antaranya, terjadinya kenaikan harga pasor, biaya pendidikan akademi/perguruan tinggi, biaya pendidikan sekolah dasar, semen, tarif listrik, dan bayam menjadi pemicu utama terjadinya inflasi di Kudus.

Laju inflasi tahun kalender (Januari-Agustus 2014) sebesar 4,18 persen, sedangkan laju inflasi "year on year" (Agustus 2014 terhadap Agustus 2013) sebesar 6,60 persen.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

EKONOMI
Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

EKONOMI
Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

EKONOMI
BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

EKONOMI
Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

EKONOMI
BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon