BPS Catat Inflasi Desember 2,46 Persen
Jumat, 2 Januari 2015 | 10:11 WIB
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi Desember 2014 sebesar 2,46 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi November sebesar 1,5 persen. Dengan inflasi tahun kalender (year to date) dan inflasi tahun ke tahun (year on year) sebesar 8,36 persen.
"Angka ini dibandingkan tahun 2013 lebih rendah. Walaupun sama-sama ada dampak dari kenaikan harga BBM, pada 2013 inflasi 8,38 persen," tutur Ketua BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Jumat (2/1).
Menurut kelompok pengeluaran, inflasi umum tertinggi terjadi pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 5,55 persen.
"Memang ada sebagian transportasi yang menaikan harga di akhir November dan sebagian besar di Desember. Sehingga kelompok pengeluaran ini menjadi tertinggi," jelas Suryamin.
Selain itu, kelompok kedua tertinggi yaitu bahan makanan sebesar 3,22 persen. Dan kelompok ketiga tertinggi yaitu, makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 1,96 persen.
Untuk inflasi komponen inti Desember sebesar 1,02 persen dan inflasi inti tahun ke tahun sebesar 4,93 persen. Survei dilakukan kepada 82 kota IHK. Inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 4,53 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Meulaboh sebesar 1,17 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




