Pernyataan Hawkish Bos The Fed Tekan Harga Emas dan Paladium
Sabtu, 11 November 2023 | 07:25 WIB
Chicago, Beritasatu.com - Harga emas turun lebih 1% pada perdagangan Jumat (10/11/2023) dan mencatat pelemahan mingguan kedua berturut-turut menyusul sikap hawkish atau kebijakan moneter ketat dari Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell.
Dikutip dari CNBC International, harga emas di pasar spot merosot 1,1% menjadi US$ 1.936 per ons. Sementara secara mingguan ambles turun 2,8% atau pekan terburuk dalam 6 minggu terakhir. Adapun harga emas berjangka AS ditutup turun 1,6% pada US$ 1.937.
Sedangkan harga paladium jatuh ke posisi terendah dalam 5 tahun terakhir di bawah US$ 1.000 per ons, dipicu ekspektasi surplus akibat naiknya pesanan kendaraan listrik dan produsen mobil yang memilih platinum dengan harga lebih murah.
Adapun harga perak turun 1,8% menjadi US$ 22,21.
“Sikap Powell yang hawkish adalah alasan utama pelemahan emas minggu ini,” kata analis pasar saham di City Index, Fawad Razaqzada.
Harga emas telah kehilangan sekitar US$ 70 sejak mencapai level di atas US$ 2.000 minggu lalu karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Pejabat Federal Reserve AS, termasuk Powell, pada Kamis (9/11/2023) mengatakan The Fed masih tidak yakin suku bunga tinggi akan mampu melawan inflasi.
Sementara patokan imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan indeks dolar mencatat kenaikan secara mingguan, membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik.
“Emas akan diperdagangkan sideways ke level rendah dalam waktu dekat kecuali ada peningkatan peristiwa geopolitik, laporan ekonomi AS lemah, atau jika The Fed menyarankan menaikkan suku bunga,” kata analis di Kitco Metals,Jim Wyckoff.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




