Dampak Perubahan Iklim Makin Nyata, Jokowi Beberkan Faktanya
Rabu, 29 November 2023 | 22:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap dampak perubahan iklim yang sudah semakin nyata, terutama pada merosotnya produksi pangan global.
Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2023 di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (29/11/2023).
“Dulu kita selalu berbicara perubahan iklim, tetapi belum kelihatan apa sih itu. Sekarang ini sudah betul-betul kita rasakan dan dampaknya ke mana-mana," kata Jokowi.
Ia mengungkapkan, akibat pemanasan global, produksi pangan Indonesia mengalami sedikit penurunan. Kondisi yang sama juga terjadi di banyak negara, bahkan ada yang lebih parah, sehingga tidak sedikit negara yang akhirya membatasi ekspor pangan untuk melindungi kebutuhan dalam negeri.
"Ada 22 negara membatasi ekspor pangan. Dulu yang namanya impor beras, semua negara menawarkan. Sekarang 22 negara stop ekspor dan membatasi ekspor pangan," ungkap Jokowi.
Meski demikian, Jokowi mengaku bersyukur dampak penurunan produksi pangan tidak memengaruhi pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Ekonomi tetap tumbuh dan stabil di kisaran 5%.
“Ini kalau kita bicara dengan kepala negara lain, dengan presiden, dengan perdana menteri, kita bangga banget loh, dengan pertumbuhan ekonomi kita yang masih di kisaran 5%, meskipun kalau kita lihat kadang-kadang di bawah,” kata Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




