Jaga Laju Inflasi, Suku Bunga Acuan BI Akan Dipertahankan
Kamis, 30 November 2023 | 06:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Untuk menjaga inflasi agar tetap berada dalam rentang 2,5%±1%, Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan. Untuk respons lebih lanjut akan disesuaikan dengan dinamika ekonomi, baik global maupun domestik.
"Untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi dalam sasaran 2,5% plus minus 1% pada 2024 dan 2025, suku bunga BI rate akan kami pertahankan," kata Perry Warjiyo dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, di Jakarta, Rabu (29/11/2023) malam.
Di sisi lain, sinergi kebijakan BI juga akan terus diperkuat melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID), Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), serta percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah pusat dan daerah.
BI juga akan memperkuat sinergi dalam gerakan nasional pengendalian inflasi pangan melalui 46 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia. Upaya stabilisasi nilai tukar rupiah untuk merespons gejolak global dan mengendalikan inflasi harga impor akan dilakukan dengan intervensi spot dan forward sesuai kebutuhan, sambil tetap menjaga kebutuhan cadangan devisa.
Perry juga menyampaikan keyakinannya bahwa nilai tukar rupiah pada 2024 akan lebih stabil dengan komitmen tinggi dari BI dan kondisi fundamental yang baik, meliputi pertumbuhan yang tinggi, inflasi yang rendah, dan imbal hasil investasi yang menarik.
"Stabilitas eksternal akan terjaga, neraca pembayaran tetap sehat, cadangan devisa diharapkan meningkat, dan pertumbuhan kredit diperkirakan akan mencapai 10-12% pada 2024, kemudian meningkat kembali menjadi 11-13% pada 2025," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




