Anak Usaha United Tractors Akuisisi 2 Perusahaan Nikel Rp 3,22 T
Selasa, 5 Desember 2023 | 09:11 WIBJakarta, Beritasatu.com - PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Danusa Tambang Nusantara (DTN), berhasil menyelesaikan transaksi pengambilalihan 70% saham PT Stargate Pacific Resources (SPR) senilai Rp 3,18 triliun dan 70% saham PT Stargate Mineral Asia (SMA) senilai Rp 41,95 miliar pada 30 November 2023. Total nilai transaksi mencapai Rp 3,22 triliun.
Saham-saham SPR dibeli dari PT Anugerah Surya Pacific Resources (ASPR) sebanyak 69,9991% dan PT Anugerah Surya Investama (ASI) sebanyak 0,0009%. Sementara itu, saham-saham SMA juga dibeli dari ASPR sebanyak 69% dan SPR sebanyak 1%.
"Saat ini, perusahaan telah efektif memiliki saham-saham dalam SPR dan SMA sejak tanggal 30 November 2023," ungkap Sekretaris Perusahaan United Tractors, Sara K Loebis, dalam keterbukaan informasi bursa dikutip Selasa (5/12/2023).
Sebelumnya, pada 6 Desember 2022, UNTR telah memberitahukan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat (CSPA) oleh DTN. Pada saat itu, DTN berencana mengakuisisi saham SPR yang dimiliki oleh ASPR sebesar 89,99871% dan ASI sebesar 0,00009%, serta saham SMA yang dimiliki oleh ASPR sebesar 89% dan SPR sebesar 1%.
Namun, realisasi transaksi pada 30 November 2023 menunjukkan bahwa UNTR hanya mengakuisisi masing-masing 70% saham pada SPR dan SMA.
SPR bergerak di bidang pertambangan mineral nikel, sementara SMA fokus pada pengolahan (smelter) mineral nikel. SMA memiliki rencana membangun smelter feronikel yang akan berlokasi di Desa Molore, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pada keterbukaan informasi tanggal 18 Oktober 2023, UNTR menyatakan bahwa DTN telah berhasil mengakuisisi PT Anugerah Surya Pacific Resources (ASPR), holding perusahaan tambang nikel, dengan nilai transaksi mencapai US$ 104,9 juta atau setara Rp 1,64 triliun. ASPR sendiri merupakan pemegang saham utama dari SPR dan SMA.
DTN akan mengakuisisi 33,33% saham ASPR milik KP, 16,67% milik BPI, 16,67% milik ADA, sehingga total saham yang diakuisisi mencapai 66,67%. Transaksi ini sejalan dengan strategi diversifikasi portofolio UNTR di sektor pertambangan nikel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




