ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Setelah Harus Hentikan Produksi di Jerman, Perusahaan Rental AS Tambah Kesengsaraan Tesla

Minggu, 14 Januari 2024 | 10:20 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Interior mobil Tesla.
Interior mobil Tesla. (ANTARA)

Jakarta, Beritasatu.com - Produsen kendaran listrik Tesla harus gigit jari imbas perusahaan rental asal Amerika Serikat (AS) memutuskan menjual sebagian besar kendaraan listriknya.

Diketahui, Hertz menjual lebih dari puluhan ribu kendaraan listrik termasuk merek Tesla. Selain Hertz, perusahaan Sixt juga ikut menjual Tesla.

Hal ini disebut berdampak ke penjualan pabrikan milik Elon Musk itu lantaran produsen akan kesulitan untuk menjual kendaraan dalam jumlah besar.

CEO Hertz Stephen Scherr mengatakan bahwa perusahaannya mengeluarkan 20.000 EV dari armadanya, yang sebagian besar terdiri dari kendaraan Tesla.

ADVERTISEMENT

"Kami sedang menyesuaikan pasokan dan permintaan, juga mengatasi masalah biaya terkait dengan kendaraan listrik dalam konteks kerusakan dan biaya kerusakan serta depresiasi nilai dari kendaraan listik," ucapnya dikutip CNBC International, Minggu (14/1/2024).

Selain itu, Tesla juga mendapat tekanan dari negara Eropa dan juga mendapat imbas konflik Laut Merah.

Diketahui, Tesla akan menghentikan produksi selama dua pekan imbas konflik Laut Merah yang menunda rantai pasokan dari China. Selain itu, pemogokan buruh juga sedang berlangsung di Swedia dan seluruh kawasan Skandinavia.

Sementara, di pabriknya di AS, Tesla menerapkan kenaikan gaji bagi para pekerja yang mulai berlaku pada bulan ini. Hal ini disebut menjadi sebuah taktik untuk menghalangi keinginan para pekerja untuk berserikat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Percepat Pembangunan Pabrik Baterai, Tesla Tambah Investasi Rp 4,8 T

Percepat Pembangunan Pabrik Baterai, Tesla Tambah Investasi Rp 4,8 T

OTOTEKNO
Pegawai Tesla Ramai-ramai Tanda Tangani Model S dan Model X Terakhir

Pegawai Tesla Ramai-ramai Tanda Tangani Model S dan Model X Terakhir

OTOTEKNO
Model S dan X Disuntik Mati, Tesla Kini Fokus ke AI

Model S dan X Disuntik Mati, Tesla Kini Fokus ke AI

OTOTEKNO
BYD hingga Tesla Bantah Bermasalah dengan Regulator China

BYD hingga Tesla Bantah Bermasalah dengan Regulator China

OTOTEKNO
Tesla Model Y Jadi Mobil Pertama Lolos Uji Sistem Baru AS

Tesla Model Y Jadi Mobil Pertama Lolos Uji Sistem Baru AS

OTOTEKNO
Tesla Buatan China Laku Keras, Penjualannya Naik hingga 36 Persen

Tesla Buatan China Laku Keras, Penjualannya Naik hingga 36 Persen

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon