ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BEI Ungkap Fitur Market Order untuk Tingkatkan Efisiensi Transaksi Pasar Modal

Senin, 13 Mei 2024 | 11:57 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi pasar modal.
Ilustrasi pasar modal. (Dok/Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy menyatakan bahwa fitur market order berguna untuk meningkatkan efisiensi transaksi di pasar modal Indonesia.

Market order adalah penawaran jual dan/atau permintaan beli yang dilaksanakan oleh anggota bursa efek berdasarkan volume yang ditetapkan oleh nasabahnya berdasarkan harga terbaik di pasar.

“Fitur ini memungkinkan investor untuk mengeksekusi order dengan cepat dan tanpa perlu memasukkan harga secara spesifik, sehingga meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam pelaksanaan transaksi,” ujar Irvan dikutip dari Antara, Senin (12/5/2024).

ADVERTISEMENT

Irvan melanjutkan, market order memiliki beberapa keunggulan, di antaranya memudahkan eksekusi order pada harga pasar dengan waktu yang seketika, meningkatkan potensi terjadinya transaksi, dan berpotensi match pada harga yang terbaik.

Selain itu, market order juga memiliki prioritas lebih tinggi dibandingkan limit order dalam sistem Jakarta Automated Trading System (JATS), serta memiliki manajemen risiko berupa sweep limit maksimal sebesar 10 fraksi harga dari harga terbaik.

“Sejak diluncurkan, terdapat lebih dari 80% anggota bursa yang telah mengimplementasikan fitur market order ini di sistem penyampaian order mereka. Berdasarkan data 2022 dan 2023, terdapat peningkatan penggunaan market order pada 2023 sebesar 56% dibandingkan 2022 (berdasarkan volume market order),“ ujar Irvan.

Lebih lanjut, Irvan menjelaskan bahwa market order merupakan tipe order yang memiliki prioritas lebih tinggi dibandingkan tipe limit order.

Pada mekanisme perdagangan continous auction, lanjutnya, market order akan diperjumpakan seketika, sedangkan pada mekanisme perdagangan call auction, market order memiliki prioritas diperjumpakan lebih utama dibandingkan limit order.

Selain itu, market order juga dapat digunakan pada sesi pre opening, sesi pre closing, dan sesi call auction dalam Papan Pemantauan Khusus.

“Tipe market order yang tersedia di sistem JATS meliputi fill and kill (FAK), fill or kill (FOK), dan market to limit (MTL), masing-masing memiliki karakteristiknya sendiri,” ujar Irvan.

Untuk memanfaatkan market order, Ia menjelaskan bahwa investor dapat langsung menggunakan fitur ini melalui aplikasi online trading yang dimiliki oleh anggota bursa efek, sehingga investor hanya perlu memasukkan volume atau jumlah lot saham yang diinginkan tanpa harus menginput harga secara spesifik.

“Dengan terus melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada anggota bursa, investor, dan pelaku pasar lainnya, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman dan awareness tentang market order, sehingga dapat meningkatkan kemudahan bertransaksi di BEI,” pungkas Irvan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemerintah dan SRO Perkuat Fondasi Pasar Modal Jelang Keputusan MSCI

Pemerintah dan SRO Perkuat Fondasi Pasar Modal Jelang Keputusan MSCI

EKONOMI
IHSG Jumat 8 Mei Ditutup Anjlok 2,86 Persen, Mayoritas Sektor Merah

IHSG Jumat 8 Mei Ditutup Anjlok 2,86 Persen, Mayoritas Sektor Merah

EKONOMI
Reformasi Pasar Modal Dipercepat, Transparansi Diperkuat untuk Jaga Kepercayaan Investor

Reformasi Pasar Modal Dipercepat, Transparansi Diperkuat untuk Jaga Kepercayaan Investor

EKONOMI
IHSG Selasa 5 Mei 2026 Menguat Tipis, Mayoritas Sektor Melemah

IHSG Selasa 5 Mei 2026 Menguat Tipis, Mayoritas Sektor Melemah

EKONOMI
Greg Abel Perdana Pimpin Pertemuan Berkshire Hathaway

Greg Abel Perdana Pimpin Pertemuan Berkshire Hathaway

EKONOMI
IHSG Sesi I 30 April 2026 Anjlok 2,46 Persen Tinggalkan Level 7.000

IHSG Sesi I 30 April 2026 Anjlok 2,46 Persen Tinggalkan Level 7.000

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon