BI: Secara Bulanan Nilai Tukar Rupiah Menguat 1,66 Persen
Rabu, 22 Mei 2024 | 15:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar rupiah secara bulanan hingga 21 Mei 2024 menguat 1,66% (point to point), setelah pada April 2024 melemah 2,49% (point to point). Penguatan rupiah imbas respons bauran kebijakan moneter BI pada April 2024.
"Nilai tukar rupiah menguat dipengaruhi bauran kebijakan moneter yang ditempuh BI dalam memitigasi dampak ketidakpastian global,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Mei 2024 di BI Jakarta, Rabu (22/5/2024) dikutip Investor Daily.
Jika dibandingkan level akhir Desember 2023, nilai tukar rupiah melemah 3,74%. Namun, angka ini masih lebih baik dibandingkan pelemahan peso Filipina, won Korea, dan baht Thailand masing-masing sebesar 4,91%, 5,52%, dan 5,99%.
Dia mengatakan bauran kebijakan moneter BI pada April 2024 juga mendorong aliran modal asing masuk, terutama ke instrumen surat berharga negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), sebesar US$ 4,2 miliar per 20 Mei 2024.
Perry mengatakan nilai tukar rupiah diperkirakan stabil dengan kecenderungan menguat didorong imbal hasil yang menarik sejalan kenaikan suku bunga, turunya premi risiko, prospek ekonomi lebih baik, dan komitmen BI menstabilkan nilai tukar rupiah.
BI juga terus mengoptimalkan seluruh instrumen moneter untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, termasuk penguatan strategi operasi moneter pro-market dengan mengoptimalkan instrumen SRBI, Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




