Pertumbuhan Ekonomi Global Diperkirakan Stagnan pada 2024 dan 2025 di Level 3,2 Persen
Rabu, 12 Juni 2024 | 05:16 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan dengan berbagai dinamika dan tantangan yang semakin terakselerasi, pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan mengalami stagnansi pada 2024 dan 2025.
“Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan stagnan pada tingkat 3,2% menurut IMF, sehingga OECD memperkirakan lebih rendah dari itu, yaitu 2,9% dan 3%,” ungkap Sri Mulyani dalam rapat kerja komite IV DPD dengan Menkeu, Menteri PPN, dan Gubernur BI, Selasa (11/6/2024).
Sementara Bank Dunia (World Bank), lanjut Sri memproyeksikan ekonomi global akan berada di level 2,4% untuk tahun ini dan 2,7% di tahun depan.
Padahal sebelumnya, banyak negara yang mengharapkan tahun ini adalah tahun yang relatif lebih baik tetapi ternyata hal tersebut tidak terjadi. Bahkan, kenyataannya justru beberapa negara menurunkan outlook ekonominya seperti yang dialami negara Eropa.
“Di sisi lain, dalam lingkungan global yang begitu sangat dinamis dan kompleks ekonomi Indonesia tumbuh relatif stabil yaitu lebih dari 10 kuartal berturut-turut pertumbuhannya di sekitar atau bahkan di atas 5%,” tutur Sri.
Pertumbuhan itu utamanya didukung oleh sisi pengeluaran atau agregat demand dan juga dari sisi produksi, yaitu sisi supply side.
Namun demikian, dikatakan Sri tantangan global dan perkembangan global masih diwarnai dinamika yang cukup kompleks. Mulai dari suku bunga global yang masih tinggi dan belum menurun, eskalasi geopolitik yang menimbulkan fragmentasi dan proteksionisme serta munculnya tren yang membentuk masa depan.
“Yaitu teknologi digital termasuk artificial intelligence (AI) dan konsekuensinya dalam bentuk cyber security, perubahan iklim yang menimbulkan banyak sekali pola dari perubahan kegiatan manusia yang perlu beradaptasi dan kita perlu melakukan mitigasi serta populasi yang semakin menua secara kecenderungan global,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




