PT Semen Indonesia Dorong Semen Hijau untuk Proyek IKN
Jumat, 30 Agustus 2024 | 16:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjadi distributor semen untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Adapun semen yang digunakan dalam pembangunan IKN, yakni semen hijau yang ramah lingkungan. Hal ini ia sampaikan dalam public expose virtual pada Jumat (30/8/2024).
Direktur Utama SIG Donny Arsal menegaskan, semen hijau yang diproduksi SIG dengan material dan proses ramah lingkungan menjadi keunggulan kompetitif yang penting di tengah meningkatnya kesadaran publik dan dorongan pemerintah dalam penggunaan bahan bangunan berkelanjutan.
"Semen hijau SIG yang lebih rendah emisi karbon menjadi pembeda signifikan dari semen konvensional. Keunggulan ini menjadikan SIG sebagai pelopor dalam mengarahkan industri menuju keberlanjutan. Hal ini krusial untuk menciptakan peluang bisnis yang dapat mendorong pertumbuhan kinerja di tengah persaingan pasar yang semakin ketat," ujar Donny Arsal.
Sebagai pemimpin pasar dengan tujuh merek semen yang dominan di berbagai region di Indonesia, seperti Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa, SIG telah memperkuat posisinya dengan sertifikasi SNI, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) lebih dari 90%, serta perolehan Green Label dari Green Product Council Indonesia.
Selain itu, SIG juga mengembangkan berbagai lini bisnis lainnya, termasuk beton siap pakai, pracetak, mortar, dan pengelolaan limbah ramah lingkungan.
Dalam konteks pembangunan IKN, SIG telah berkontribusi besar sejak Desember 2022 hingga Juli 2024 dengan memasok 695.000 ton semen untuk berbagai proyek strategis. SIG juga memperkenalkan hunian ramah lingkungan di IKN, berupa rumah MBR tipe 36 yang dibangun menggunakan bata interlock dari semen hijau. Bata interlock ini telah terbukti mampu diaplikasikan di wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi, menjadikannya solusi cepat dan efisien dalam pembangunan perumahan.
Melihat kebutuhan semen dan bahan konstruksi yang tinggi di IKN, SIG juga memperkuat kehadirannya dengan bergabung dalam konsorsium PT Karya Logistik Nusantara (KLN). Melalui penyertaan modal sebesar Rp 22,5 miliar, SIG kini menjadi salah satu pemegang saham KLN dengan kepemilikan 20,9%, memperkuat kemampuannya dalam memasok bahan bangunan dan solusi logistik berkelanjutan untuk proyek IKN.
Selain memperluas pasar domestik, SIG juga mengincar peningkatan ekspor melalui pengembangan dermaga dan fasilitas produksi semen khusus di Tuban, Jawa Timur, yang ditargetkan beroperasi pada 2025. Proyek ini, yang merupakan hasil kerja sama dengan Taiheiyo Cement Corporation, dirancang untuk memenuhi kebutuhan ekspor hingga 500.000 ton per tahun ke pasar Amerika Serikat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




