Harga CPO Diprediksi Menguat Terbatas pada Pekan Ini
Senin, 21 Oktober 2024 | 07:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga crude palm oil (CPO) pada pekan ini diprediksi akan terus menguat. Namun, pergerakannya diperkirakan akan terbatas. Apa penyebabnya?
Menurut Research and Development ICDX, Girta Yoga, Senin (21/10/2024), faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga CPO pada pekan ini adalah rilis proyeksi dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), yang memperkirakan produksi CPO Indonesia pada 2024 stagnan atau menurun hingga 5%. Selain itu, produksi CPO Malaysia juga mengalami penurunan 3,8% pada September 2024
Dari sisi permintaan, peningkatan terlihat dari data ekspor Malaysia periode 1-15 Oktober 2024 yang mengalami kenaikan 15,6% dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya.
Yoga menambahkan, kenaikan harga CPO terhambat oleh melemahnya permintaan dari India, seiring naiknya bea masuk impor CPO dan minyak kedelai sebesar 20%. Selain itu, permintaan dari China berpotensi melemah setelah data terbaru menunjukkan stok minyak nabati di negara tersebut mencapai 2,06 juta ton dalam sepekan.
Yoga memprediksi harga CPO berpotensi bergerak di kisaran 4.440-4.475 ringgit Malaysia per ton. Namun, apabila ada sentimen negatif, harga bisa turun di level 4.300-4.225 ringgit Malaysia per ton.
Dalam sepekan terakhir, harga CPO tercatat naik 1,48%. Sepanjang Oktober hingga pekan ketiga, kenaikannya mencapai 9,20%. Apabila dilihat secara year-to-date (ytd), harga CPO terus bergerak bullish dengan kenaikan sebesar 19,62%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




