ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Komisi VII DPR Dukung Prabowo Larang Para Menteri Gunakan Mobil Mewah Impor

Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:54 WIB
YP
IC
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: CAH
Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay
Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto melarang seluruh menteri dan pejabat eselon I memakai mobil mewah impor. Menurut Saleh, larangan tersebut merupakan manifestasi aktual dari kecintaan pada produk dalam negeri dan bakal berdampak positif terhadap penguatan perekonomian nasional.

"Langkah awal dimulai dari pejabat dahulu. Selanjutnya, bisa diikuti dengan langkah sosialisasi agar tokoh-tokoh lain turut serta. Jika semua memiliki kerelaan, gerakan ini akan cepat berdampak positif," ujar Saleh kepada wartawan, Selasa (29/10/2024).

Saleh menyinggung soal penggunaan mobil Maung pada saat pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2024 lalu. Dia mengaku secara tidak sengaja menonton televisi Malaysia yang menyebutkan mobil Maung adalah  produk lokal. Media Malaysia, kata dia, bahkan menilai bahwa hal tersebut merupakan awal kebangkitan industri otomotif lokal di Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Jujur, bangga juga menonton berita itu. Paling tidak, Indonesia diharapkan dapat berjaya dalam bidang ini di kawasan ASEAN," tandas Saleh.

Saleh juga berharap Presiden Prabowo mengimbau penggunaan produk-produk lokal lainnya di luar otomotif. Menurut dia, saat ini, Indonesia sudah dibanjiri produk luar negeri mulai dari pakaian, sepatu, kosmetik, elektronik, dan ratusan bahkan ribuan produk lainnya. Secara ekonomis, tentu ini tidak menguntungkan Indonesia.

"Jumlah penduduk Indonesia nomor empat terbesar di dunia. Semua negara mengharapkan dapat menjual produknya di sini. Kalau tidak diantisipasi, kita akan menjadi pasar yang menguntungkan buat mereka," tutur Saleh.

Saleh meyakini ekonomi Indonesia bisa tumbuh cepat jika proteksi produk dalam negeri ini diseriusi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

RUU Kawasan Industri Dibahas Tertutup, Ada Apa dengan DPR?

RUU Kawasan Industri Dibahas Tertutup, Ada Apa dengan DPR?

NASIONAL
Penutupan Selat Hormuz Ancam Biaya Impor RI

Penutupan Selat Hormuz Ancam Biaya Impor RI

EKONOMI
DPR Soroti Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih Rp 24,66 T

DPR Soroti Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih Rp 24,66 T

NASIONAL
Sempat Mundur dari DPR, Rahayu Saraswati Tegaskan Patuh Hukum

Sempat Mundur dari DPR, Rahayu Saraswati Tegaskan Patuh Hukum

NASIONAL
Anggota DPR: Sawit Ancam Kedaulatan Industri dan Ekologi

Anggota DPR: Sawit Ancam Kedaulatan Industri dan Ekologi

NASIONAL
DPR Minta Pemerintah Terapkan Bebas Visa untuk Genjot Kunjungan Wisman

DPR Minta Pemerintah Terapkan Bebas Visa untuk Genjot Kunjungan Wisman

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon