Dukung Program 3 Juta Rumah, Ketum Kadin: Ini Terobosan Besar
Jumat, 7 Februari 2025 | 04:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menegaskan dukungan Kadin terhadap program 3 juta rumah yang diusung pemerintahan Prabowo-Gibran melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Anindya menilai program tersebut menjadi terobosan besar sepanjang sejarah Indonesia berdiri sebagai sebuah negara. Program 3 juta rumah dinilai bakal menjadi kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk bisa mendapatkan rumah.
"Ini menjadi terobosan besar karena (dalam program 3 juta rumah) insentifnya luar biasa. PPN dihilangkan. Lalu juga dahulu namanya IMB, sekarang PBG juga dihilangkan. Lalu ada 5% untuk BPHTB juga dihilangkan," kata Anindya di Menara Kadin Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2025).
"Nah, itu contoh bahwa program ini sangat inovatif dan benar-benar mempunyai insentif yang baik," ujarnya.
Anindya mengaku sangat mengapresiasi Maruarar Sirait atau yang kerap disapa Ara yang terus menggenjot program tersebut. Meskipun, anggaran kementeriannya di 2025 dipangkas dari awalnya Rp 5,2 triliun menjadi sekitar Rp 1,6 triliun.
"Dengan berkolaborasi, saya yakin hasilnya bisa tercapai," kata Anindya.
Meski mengakui hal itu tidak mudah, mengingat target yang harus dikejar mencapai 3 juta rumah per tahunnya, Anindya menegaskan di sinilah peran Kadin diuji.
"Di sinilah Kadin harus memikirkan kepentingan masyarakat luas, memikirkan negara dengan membuat industrialisasi supaya para pengusaha bisa menjadi besar juga. Bukan pengusaha yang sudah besar, tetapi pengusaha pemula, pengusaha menengah," jelas Anindya mengenai program 3 juta rumah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




