ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Survei Kelas Menengah Katadata Ungkap Masyarakat Lebih Gunakan Tabungan daripada Utang

Selasa, 18 Februari 2025 | 21:22 WIB
Z
AD
Penulis: Zhulfakar | Editor: AD
Katadata Insight Center (KIC) menerbitkan survei dengan tema “Kelas Menengah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi”
Katadata Insight Center (KIC) menerbitkan survei dengan tema “Kelas Menengah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi” (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Jakarta, Beritasatu.com - Katadata Insight Center (KIC) menerbitkan survei dengan tema “Kelas Menengah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi”. Survei ini menunjukkan perilaku finansial masyarakat kelas menengah lebih cenderung menggunakan uang tabungan ketimbang mengambil pinjaman berbunga atau kredit dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Dalam peluncuran yang dilangsungkan pada Selasa (18/2/2025) di St Regis, Kuningan, Jakarta. KIC menemukan fakta bahwa perilaku finansial kelas menengah sebetulnya cukup positif.

Sebanyak 70% responden melakukan perencanaan keuangan. Satu dari dua responden memisahkan anggaran untuk tagihan dan keperluan harian. Selain itu, lebih dari 40% responden mencatat pengeluarannya. Ini artinya, hanya sebagian kecil yang memilih opsi-opsi pinjaman berbunga, yakni masing-masing kurang dari 15%.

ADVERTISEMENT

Co-Founder & CEO Katadata Indonesia Metta Dharmasaputra menuturkan, survei ini diharapkan dapat memberikan referensi data yang akurat. Survei ini diluncurkan untuk menyajikan kajian data mengenai kelas menengah di Indonesia.

“Katadata Indonesia Middle Class Insights Report dan akan diterbitkan setiap tahun menjadi rujukan kita semua, bagaimana sebetulnya posisi middle class Indonesia yang akan menentukan pertumbuhan ekonomi selama satu dekade ke depan,” tuturnya dalam memaparkan survei terkait kelas menengah.

Diketahui, KIC melakukan secara daring yang dilaksanakan pada 6-9 Januari 2025. Survei ini melibatkan 472 responden di 10 kota besar di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menuturkan, perekonomian Indonesia masih bergantung dengan kelas menengah karena lebih dari 70% konsumsi berasal dari kelas menengah.

“Pemerintah masih atau sangat melihat kelas menengah sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Karena lebih dari 70% konsumsi berasal dari kelas menengah bawah dan kelas menengah,” tandas Thomas dalam menanggapi survei kelas menengah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
Waspada! Kelas Menengah Paling Tercekik Kenaikan Harga Energi

Waspada! Kelas Menengah Paling Tercekik Kenaikan Harga Energi

MULTIMEDIA
Daya Beli Masyarakat Jadi Kunci Jaga Ekonomi Kuartal II 2026

Daya Beli Masyarakat Jadi Kunci Jaga Ekonomi Kuartal II 2026

EKONOMI
Hilirisasi Jadi Kunci Indonesia Keluar dari Jebakan Middle Income

Hilirisasi Jadi Kunci Indonesia Keluar dari Jebakan Middle Income

EKONOMI
7 Kebiasaan Finansial yang Bikin Kelas Menengah Susah Kaya

7 Kebiasaan Finansial yang Bikin Kelas Menengah Susah Kaya

EKONOMI
Hipmi Dorong APBN 2026 Beri Insentif untuk Kelas Menengah

Hipmi Dorong APBN 2026 Beri Insentif untuk Kelas Menengah

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon