ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ekonom Lili Yan Ing Soroti Transparansi dalam Efisiensi Anggaran

Rabu, 19 Februari 2025 | 22:40 WIB
BM
JS
Penulis: Bella Evanglista Mikaputri | Editor: JAS
Ekonom Lili Yan Ing.
Ekonom Lili Yan Ing. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat tanggapan dari para ekonom, termasuk Secretary General of The International Economic Association (IEA), Lili Yan Ing.

Lili menilai bahwa kebijakan ini memiliki tujuan yang baik, tetapi transparansi alokasi anggaran tetap menjadi perhatian utama.

“Sebetulnya tujuannya bagus, bahwa ada efisiensi yang digunakan untuk hal-hal lebih positif, seperti memangkas anggaran perjalanan dinas, studi banding, atau acara seremonial yang kurang esensial. Itu langkah yang baik,” ujar Lili seusai mengikuti sesi diskusi di Indonesia Economic Summit, di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (19/1/2025).

ADVERTISEMENT

Namun, ia menekankan bahwa pertanyaan terbesar masyarakat adalah dialihkan  ke mana anggaran hasil efisiensi ini.

Jika digunakan untuk kegiatan produktif yang mendukung masyarakat dan dunia usaha, Lili beranggapan bahwa keputusan ini tentu akan memberikan dampak positif.

Namun jika tidak jelas arahnya, ada risiko stagnasi dalam pembangunan. “Efisiensi anggaran berarti mengurangi pengeluaran yang ada. Padahal, komponen anggaran pemerintah merupakan bagian penting dalam PDB Indonesia,” lanjutnya.

Sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi, belanja pemerintah memainkan peran signifikan dalam sektor-sektor strategis, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Oleh karena itu, Lili menilai bahwa kejelasan alokasi anggaran efisiensi menjadi kunci agar kebijakan ini benar-benar berdampak positif bagi perekonomian nasional.“Jadi harus ditegaskan juga, agar masyarakat tahu bahwa manfaat dari efisiensi anggaran ini memang akan kembali kepada mereka,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

WFH ASN Belum Pasti, Menkeu Tunggu Harga Minyak Dunia

WFH ASN Belum Pasti, Menkeu Tunggu Harga Minyak Dunia

NASIONAL
Pembangunan Kantor Satpol PP Jakarta Tertunda karena Efisiensi

Pembangunan Kantor Satpol PP Jakarta Tertunda karena Efisiensi

JAKARTA
Pangkas Perjalanan Dinas, Pemkot Makassar Sukses Hemat hingga Rp 60 M

Pangkas Perjalanan Dinas, Pemkot Makassar Sukses Hemat hingga Rp 60 M

SULAWESI SELATAN
Purbaya Tak Keberatan Gaji Menteri Dipotong hingga 25 Persen

Purbaya Tak Keberatan Gaji Menteri Dipotong hingga 25 Persen

EKONOMI
WFH Jurus Hemat di Tengah Perang

WFH Jurus Hemat di Tengah Perang

B-PLUS
Apindo: Efisiensi Anggaran Jangan Hambat Proyek dan Lapangan Kerja

Apindo: Efisiensi Anggaran Jangan Hambat Proyek dan Lapangan Kerja

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon