Bagaimana Cara Kerja Bank Emas? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat
Kamis, 27 Februari 2025 | 14:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran bank emas atau bank emas pada Rabu (26/2/2025). Dengan adanya bank emas ini, masyarakat memungkinkan untuk menyimpan emas dengan standar tertentu.
Bank emas merupakan lembaga jasa keuangan yang baru diluncurkan oleh pemerintah dan berfokus pada transaksi logam mulia layaknya emas. Layanan bisnis ini meliputi simpanan, pembiayaan, perdagangan, hingga penitipan emas yang dilakukan oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJK).
Kebijakan ini diluncurkan berdasarkan mandat yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) diikuti dengan perilisan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2024.
Keberadaan bank emas memungkinkan masyarakat untuk menyimpan emas dengan standar tertentu. Lebih lanjut, berikut merupakan cara kerja serta manfaat yang ditawarkan oleh bank emas.
Cara Kerja Bank Emas
1. Pinjaman emas
Bank sentral dapat meminjamkan emas kepada bank emas untuk jangka waktu tertentu. Dalam proses ini, bank sentral menerima uang tunai setara dengan nilai emas yang dipinjamkan.
Tarif sewa untuk peminjaman ini dikenal sebagai Gold Forward Offered Rates (GOFO) yang diterbitkan oleh London Bullion Market Association (LBMA) setiap hari.
Semakin tinggi tingkat sewa, semakin besar pula insentif yang dimiliki bank sentral untuk meminjamkan emas dari cadangan yang dimilikinya. Setelah itu, bank yang meminjam emas dapat menjual atau meminjamkannya ke perusahaan pertambangan.
2. Perdagangan dan penyimpanan
Bank emas berfungsi sebagai perantara dalam perdagangan logam mulia, di mana mereka bertugas untuk menyediakan layanan penyimpanan emas dan perak dalam bentuk batangan atau koin secara aman. Karenanya, hal ini memungkinkan investor untuk membeli, menjual, dan menyimpan logam mulia mereka dengan lebih mudah.
3. Pembiayaan proyek
Bank emas dapat meminjamkan emas kepada perusahaan pertambangan untuk membiayai proyek mereka. Perusahaan ini kemudian akan mengembalikan emas yang dipinjam dari keuntungan yang diperoleh.
4. Layanan investasi
Selain itu, bank emas juga menawarkan produk investasi terkait logam mulia termasuk kontrak derivatif yang dapat digunakan untuk melindungi nilai investasi atau bertaruh pada pergerakan harga di masa depan.
Manfaat Bank Emas
1. Mitigasi risiko ekonomi
Bank emas berperan penting dalam mengurangi risiko ekonomi, terutama dalam situasi ketidakstabilan global. Emas dianggap sebagai instrumen safe haven yang dapat melindungi nilai aset di masa depan.
2. Peningkatan nilai tambah
Dengan adanya bank emas, diharapkan akan ada peningkatan nilai tambah dari hasil tambang emas di Indonesia yang dapat mencapai Rp 30-50 triliun.
3. Aksesibilitas untuk investasi
Bank emas meningkatkan aksesibilitas bagi investor kecil maupun besar untuk berpartisipasi dalam pasar logam mulia, baik melalui produk fisik maupun instrumen keuangan.
4. Pengelolaan tabungan haji
Calon jemaah haji dapat menyimpan dana mereka dalam bentuk emas untuk menghindari penggerusan nilai akibat inflasi selagi menunggu periode antrean keberangkatan yang cenderung panjang.
Dengan demikian, bank emas tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas finansial melalui pengelolaan logam mulia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




