ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Terancam PHK Massal, Industri Tekstil Butuh Perlindungan Pemerintah

Jumat, 18 April 2025 | 09:00 WIB
BI
DM
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: DM
Industri tekstil di Indonesia jadi salah satu sektor yang paling terdampak kebijakan tarif baru Presiden AS Donald Trump sehingga berpotensi PHK massal.
Industri tekstil di Indonesia jadi salah satu sektor yang paling terdampak kebijakan tarif baru Presiden AS Donald Trump sehingga berpotensi PHK massal. (Pexels/Pixabay)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah diminta melindungi sektor-sektor industri dalam negeri, terutama yang berpotensi terkena dampak kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Industri tekstil dan alas kaki menjadi dua sektor yang dinilai paling rentan menghadapi guncangan ini, yang ujungnya PHK massal.

Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) yang juga anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2023-2028 Muhammad Edhie Purnawan menegaskan, kedua sektor ini termasuk kategori padat karya. Jika terdampak, efek dominonya akan sangat luas, terutama terhadap tenaga kerja.

"Terutama sektor-sektor padat karya seperti tekstil dan alas kaki karena kedua industri ini menyerap banyak tenaga kerja. Jika terguncang, dampaknya akan luar biasa besar," ujar Edhie dalam Forum Group Discussion bertajuk "Meracik Portofolio Investasi di Tengah Ketidakpastian Tarif Trump" di Jakarta, Kamis (17/4/2025).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data industri tekstil, subsektor alas kaki Indonesia tercatat menyumbang nilai ekspor sekitar US$ 2,15 miliar ke AS sepanjang 2023. Namun, dengan kebijakan tarif impor Trump, permintaan diprediksi turun hingga 40%, yang berpotensi PHK massal.

Penurunan ini bukan hanya akan merugikan pelaku usaha. Namun, juga bisa memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di sektor padat karya.

Edhie menilai pemerintah harus segera mengambil langkah antisipatif. Salah satunya melalui stimulus fiskal yang dapat membantu menjaga stabilitas bisnis di tengah ketidakpastian global.

"Ini berkaitan dengan hajat hidup masyarakat luas. Jadi pemerintah perlu memberikan perhatian khusus dan langkah konkret," pungkasnya terkait Industri tekstil dan alas kaki Indonesia yang terancam PHK massal akibat kebijakan tarif impor Trump.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Laba Merosot, Porsche Bakal PHK Massal 500 Pekerja

Laba Merosot, Porsche Bakal PHK Massal 500 Pekerja

OTOTEKNO
Menperin Sebut PHK Massal Tak Terjadi di Industri Manufaktur

Menperin Sebut PHK Massal Tak Terjadi di Industri Manufaktur

EKONOMI
Buruh Desak Pemerintah Tekan PHK Massal dan Ciptakan Pekerjaan Layak

Buruh Desak Pemerintah Tekan PHK Massal dan Ciptakan Pekerjaan Layak

EKONOMI
Ekonomi Global Tak Pasti, Menaker Siapkan Sistem Peringatan Dini PHK

Ekonomi Global Tak Pasti, Menaker Siapkan Sistem Peringatan Dini PHK

EKONOMI
Laba Jeblok, Volkswagen Bakal PHK Massal 50.000 Pekerjaan

Laba Jeblok, Volkswagen Bakal PHK Massal 50.000 Pekerjaan

EKONOMI
Migrasi AI, Morgan Stanley PHK Massal 2.500 Karyawan

Migrasi AI, Morgan Stanley PHK Massal 2.500 Karyawan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon