ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

OJK Tepis Bank Dunia Soal Revisi Target Pertumbuhan Ekonomi RI

Senin, 28 April 2025 | 12:48 WIB
AF
WA
Penulis: Alfida Rizky Febrianna | Editor: WA
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar merespons laporan terbaru World Bank (Bank Dunia) yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% untuk 2025.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar merespons laporan terbaru World Bank (Bank Dunia) yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% untuk 2025. (Beritasatu.com/Alfida Rizky Febrianna)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons laporan terbaru World Bank (Bank Dunia) yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% untuk 2025, dari prediksi sebelumnya sebesar 5%.

Hal itu dimuat dalam laporan Macro Poverty Outlook edisi April 2025. Dalam laporannya, Bank Dunia menjelaskan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi ini dilakukan seiring meningkatnya ketidakpastian kebijakan perdagangan global dan penurunan harga komoditas yang berdampak terhadap kepercayaan investor dan kinerja perdagangan Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan, perkiraan pertumbuhan dari pembiayaan, kredit, tingkat kesehatan serta tingkat kinerja dari industri keuangan menjadi perhatian OJK. Hingga kini, pihaknya belum mendapatkan laporan dari lembaga jasa keuangan terkait perkiraan pertumbuhan industri jasa keuangan.

ADVERTISEMENT

"Nah dalam konteks itu dapat kami laporkan bahwa sampai saat ini berdasarkan dialog, berdasarkan diskusi interaksi secara terkini update dari berbagai lembaga jasa keuangan yang ada dan industri keuangan yang ada, kami belum memperoleh prakiraan mengenai pertumbuhan yang akan lebih rendah atau perubahan apa pun," jelas Mahendra, saat ditemui di Hotel Double Tree Hilton, Jakarta, Senin (28/4/2025).

"Jadi berdasarkan itu kami tetap memiliki prakiraan pertumbuhan angka-angka tadi sama seperti di awal tahun. Jadi tidak melakukan revisi apapun sampai saat ini ya," tegas dia.

Mahendra mengatakan, OJK akan menilai gambaran kondisi perekonomian Indonesia berdasarkan realisasi kinerja industri jasa keuangan, bukan hanya perkiraan pertumbuhan ekonomi.

"Tentu kita akan lihat terus ke depan berdasarkan realisasi dari kinerja di angka-angka tadi itu, bukan hanya berdasarkan konteks prakiraan pertumbuhan ekonomi. Nanti kalau ada update lebih lanjut kami akan laporkan," katanya.

Lebih lanjut, Mahendra mengungkapkan, target pertumbuhan kredit industri perbankan tahun ini tetap di kisaran 9% hingga 11%. Hal tersebut berdasarkan rencana bisnis bank (RBB) yang sudah disampaikan oleh perbankan pada awal tahun ini.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) telah mengisyaratkan pertumbuhan kredit tahun ini bakal menuju batas bawah yang mereka tetapkan, yakni 11%-13%.

"BI juga masih ragu akan di bawah kisaran 11%-13%. Pandangan OJK sendiri seperti apa? Kalau untuk di perbankan, kami awal tahun ini sudah menyampaikan 9%-11%. Dan berdasarkan itu kami belum ada perubahan karena dialog dan diskusi juga tidak menunjukkan dalam rencana bisnis bank. RBB yang kami terima secara terkini menunjukkan perubahan," pungkasnya terkait revisi target pertumbuhan ekonomi RI.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya Bongkar 3 Kunci Ekonomi RI Tetap Tumbuh pada 2026

Purbaya Bongkar 3 Kunci Ekonomi RI Tetap Tumbuh pada 2026

EKONOMI
Prabowo Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Stabil di Atas 5 Persen

Prabowo Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Stabil di Atas 5 Persen

NASIONAL
Menteri Teuku Riefky: Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan RI

Menteri Teuku Riefky: Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan RI

EKONOMI
Dampak Banjir Sumatera ke Ekonomi RI: Tekan PDB-Kemiskinan Bertambah

Dampak Banjir Sumatera ke Ekonomi RI: Tekan PDB-Kemiskinan Bertambah

EKONOMI
Bank Dunia Nilai Banjir Sumatera Bisa Tekan Pertumbuhan Ekonomi RI

Bank Dunia Nilai Banjir Sumatera Bisa Tekan Pertumbuhan Ekonomi RI

EKONOMI
Purbaya Yakin Bencana Sumatera Tak Ganggu Target Ekonomi RI

Purbaya Yakin Bencana Sumatera Tak Ganggu Target Ekonomi RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon