ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Konflik di Timur Tengah Diperkirakan Bikin The Fed Tahan Suku Bunga

Rabu, 18 Juni 2025 | 20:20 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Ilustrasi The Fed
Ilustrasi The Fed (AP Photo)

Jakarta, Beritasatu.com – Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan Rabu (18/6/2025) waktu setempat.

Langkah ini dilakukan di tengah tanda-tanda melambatnya ekonomi AS serta meningkatnya risiko inflasi akibat kebijakan tarif impor dan memanasnya krisis di Timur Tengah.

Dilansir dari Reuters, sejak menetapkan suku bunga acuan pada kisaran 4,25%–4,50% pada Desember 2024, prospek ekonomi AS menjadi semakin tidak pasti. Terlebih setelah Presiden Donald Trump kembali berkuasa pada Januari 2025 dan segera mereformasi kebijakan perdagangan dengan menaikkan tarif impor secara signifikan.

ADVERTISEMENT

Meski sebagian besar tarif tersebut masih ditunda penerapannya, isu ini tetap menjadi perhatian utama para pejabat The Fed. Kenaikan harga minyak global juga turut menjadi kekhawatiran, terutama setelah serangan Israel terhadap Iran dan aksi balasan berupa serangan rudal antarkedua negara.

Sementara itu, data ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Data pasar tenaga kerja, penjualan ritel, dan sektor lainnya mengindikasikan perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Kepala Ekonom AS di JP Morgan, Michael Feroli, mengatakan dirinya tidak memperkirakan akan ada perubahan besar dalam pernyataan kebijakan The Fed. Pasalnya, pertumbuhan lapangan kerja masih cukup solid, inflasi tetap di atas target, dan ketidakpastian masih tinggi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mengenal Kevin Warsh, Ketua Baru The Fed Pilihan Donald Trump

Mengenal Kevin Warsh, Ketua Baru The Fed Pilihan Donald Trump

EKONOMI
Harga Emas Dunia Kembali Melemah Dipicu Inflasi AS dan Perang Iran

Harga Emas Dunia Kembali Melemah Dipicu Inflasi AS dan Perang Iran

EKONOMI
Harga Emas Dunia Anjlok Hampir 2 Persen Tertekan Dolar dan Suku Bunga

Harga Emas Dunia Anjlok Hampir 2 Persen Tertekan Dolar dan Suku Bunga

EKONOMI
Harga Emas Dunia 4 Mei 2026 Melemah Tertekan Inflasi dan Geopolitik

Harga Emas Dunia 4 Mei 2026 Melemah Tertekan Inflasi dan Geopolitik

EKONOMI
Harga Perak Naik Tajam Saat Dolar AS Melemah dan Tekanan Suku Bunga

Harga Perak Naik Tajam Saat Dolar AS Melemah dan Tekanan Suku Bunga

EKONOMI
Harga Emas Dunia Menguat di Tengah Pelemahan Dolar AS dan Energi

Harga Emas Dunia Menguat di Tengah Pelemahan Dolar AS dan Energi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon