Harga Emas Naik Tajam setelah RUU Anggaran Trump Disetujui Senat AS
Rabu, 2 Juli 2025 | 05:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga emas global menguat lebih dari 1% pada perdagangan Selasa (1/7/2025), seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Lonjakan ini terjadi setelah Senat Amerika Serikat (AS) yang kini dikuasai Partai Republik menyetujui rancangan undang-undang (RUU) pemangkasan pajak dan anggaran yang diajukan Presiden Donald Trump.
Melansir CNBC International, Rabu (2/7/2025), harga emas spot tercatat naik 1,1% menjadi US$ 3.337,42 per ons troi. Sementara kontrak berjangka emas di AS melonjak 1,3% dan ditutup pada US$ 3.349,80 per ons troi.
RUU yang oleh Trump disebut sebagai big beautiful bill itu akan memangkas sejumlah program sosial dan diperkirakan menambah defisit anggaran hingga US$ 3 triliun dalam dekade mendatang.
“RUU anggaran ini memperbesar ekspektasi defisit, yang berujung pada peningkatan pembiayaan dan utang pemerintah. Ini menjadi faktor yang mendukung pergerakan harga emas,” ujar analis Marex Edward Meir.
Emas sering kali menjadi pilihan utama investor saat kondisi politik dan ekonomi tidak menentu, karena perannya sebagai aset pelindung nilai.
Ketegangan semakin meningkat setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent, memperingatkan kemungkinan lonjakan tarif perdagangan meskipun negosiasi masih berlangsung.
Hal ini berkaitan dengan tenggat waktu 9 Juli, dengan tarif sementara 10% berpotensi kembali naik ke level awal kebijakan Trump, antara 11% hingga 50%.
Pada sisi lain, harga perak tercatat naik tipis 0,1% menjadi US$ 36,11 per ons troi. Palladium stagnan di US$ 1.097,16, sedangkan platinum turun 0,7% ke US$ 1.342,78 per ons troi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




