ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IFG Yakin Ekonomi 2025 Tumbuh 5 Persen, Sektor Asuransi Didorong

Minggu, 10 Agustus 2025 | 12:29 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Pejalan kaki mengambil gambar kemacetan di Jalan Sudirman, kawasan Setiabudi, Jakarta, Jumat  25 April 2025.
Pejalan kaki mengambil gambar kemacetan di Jalan Sudirman, kawasan Setiabudi, Jakarta, Jumat 25 April 2025. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Holding BUMN Asuransi, Indonesia Financial Group (IFG), optimistis pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 dapat menembus 5% year on year (yoy). Keyakinan ini muncul setelah capaian kuartal II 2025 menunjukkan pertumbuhan 5,12%.

Berdasarkan riset IFG Progress, proyeksi pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 4,7%-5,0%. Meski inflasi masih menjadi tantangan, perbaikan kinerja neraca perdagangan dan peningkatan belanja masyarakat menjadi penopang positif. Faktor lain yang turut mendukung adalah penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) menjadi 5,25% pada Juli 2025.

Sekretaris Perusahaan IFG Denny S Adji mengatakan, sektor asuransi memiliki peran dalam mendorong ekonomi nasional. Sektor jasa keuangan dan asuransi berkontribusi 0,13% terhadap pertumbuhan, dengan subsektor asuransi dan dana pensiun menyumbang 0,05%.

ADVERTISEMENT

“Dengan semangat sinergi, pelaku industri nasional perlu memperkuat perannya dalam menghadapi tantangan geopolitik global, khususnya untuk membuka peluang baru bagi pertumbuhan sektor asuransi di Indonesia,” ujar Denny dikutip dari Antara, Minggu (10/8/2025).

Sebagai bagian dari upaya memperluas peluang tersebut, IFG turut ambil bagian dalam Indonesia Professional Insurance Forum 2025 yang diadakan oleh Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI).

Forum ini menjadi ajang strategis bagi pelaku industri untuk bertukar pandangan dan strategi menghadapi dampak geopolitik global terhadap sektor asuransi.

“IFG selalu mendukung forum yang membahas isu-isu penting bagi keberlanjutan industri asuransi. Melalui ajang ini, kami berkomitmen memperkuat tata kelola risiko dan mendorong inovasi yang adaptif di tengah ketidakpastian global,” tambah Denny.

Partisipasi IFG dalam forum tersebut selaras dengan visi sebagai holding BUMN yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen ini juga mencakup penguatan sinergi bersama regulator, asosiasi profesi, dan pelaku industri lainnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Daya Beli Masyarakat Jadi Kunci Jaga Ekonomi Kuartal II 2026

Daya Beli Masyarakat Jadi Kunci Jaga Ekonomi Kuartal II 2026

EKONOMI
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Indonesia Tembus 6 Persen

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Indonesia Tembus 6 Persen

EKONOMI
Apindo: Pertumbuhan Ekonomi Belum Merata ke Dunia Usaha

Apindo: Pertumbuhan Ekonomi Belum Merata ke Dunia Usaha

EKONOMI
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 5,61 Persen Ditopang Faktor Musiman

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 5,61 Persen Ditopang Faktor Musiman

EKONOMI
Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6 Persen pada 2026

Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6 Persen pada 2026

EKONOMI
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi Juara di Antara Anggota G20

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi Juara di Antara Anggota G20

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon