Prabowo Targetkan Lifting Minyak RI di Angka 610.000 BOPD pada 2026
Jumat, 15 Agustus 2025 | 17:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah telah menetapkan target produksi minyak mentah siap jual atau lifting minyak, dapat mencapai 610.000 barel oil per day (BOPD) pada 2026.
Jika dibandingkan dengan target tahun ini, angka tersebut mengalami peningkatan, dengan pada asumsi dasar ekonomi makro APBN 2025, yakni targetnya sebesar 605.000 BOPD.
Angka 610.000 BOPD ini muncul dalam paparan Presiden Prabowo Subianto saat memaparkan sejumlah poin pada Rapat Paripurna DPR RI Tahun Sidang 2025/2026 dan RAPBN Anggaran 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah berupaya mewujudkan ketahanan energi. Beberapa upaya yang dimaksud, seperti meningkatkan lifting minyak dan gas, dam mengoptimalkan pemanfaatan energi baru terbarukan.
"Kita perkuat ketahanan energi untuk kedaulatan bangsa. Produksi minyak dan gas kita akan ditingkatkan," ungkap Prabowo.
Terkait pemanfaatan EBT, Prabowo menargetkan 100% sumber listrik di Indonesia berasal dari pemanfaatan energi hijau. Target ini diharapkan dapat terealisasi pada 10 tahun mendatang, atau lebih cepat.
Diketahui, saat ini bauran listrik nasional masih bergantung pada energi fosil, dalam hal ini batu bara. Adapun, sumber EBT yang akan dimanfaatkan diantaranya seperti tenaga surya, hidro, hingga panas bumi.
"Kita harus capai 100% pembangkit listrik dari energi baru dan terbarukan dalam waktu 10 tahun atau lebih cepat," ungkap Presiden Prabowo.
Ia mengungkapkan, sebenarnya dunia telah berkomitmen untuk mengimplementasikan emisi nol bersih di seluruh sektor pada 2060.
Namun, dirinya meyakini khusus Indonesia mampu merealisasikan penggunaan energi bersih secara sepenuhnya, dapat lebih cepat dari 2060.
"Saya yakin hal ini bisa dicapai dari target 2060 kita bisa mencapainya jauh lebih cepat," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




