Magang Nasional 2025, Fresh Graduate Dapat Gaji UMP Selama 6 Bulan
Senin, 22 September 2025 | 14:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) memastikan pelaksanaan Program Magang Nasional 2025 bagi lulusan baru atau fresh graduate.
Program ini akan berlangsung selama 6 bulan dengan uang saku setara Upah Minimum Provinsi (UMP) yang sepenuhnya ditanggung pemerintah.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa tahap awal program ini menargetkan 20.000 fresh graduate dari berbagai universitas di Indonesia. Para peserta akan ditempatkan di dunia kerja sesuai kebutuhan industri.
“Program magang perguruan tinggi ini menargetkan 20.000 lulusan baru dengan uang saku sebesar UMP. Upah tersebut sepenuhnya ditanggung pemerintah, perusahaan tidak mengeluarkan biaya,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/9/2025).
Program magang ini dirancang berlangsung selama 6 bulan, mulai Oktober 2025 hingga Maret 2026. Menurut Airlangga, tidak menutup kemungkinan peserta yang menunjukkan kinerja baik dapat direkrut sebagai karyawan tetap setelah masa magang berakhir.
“Program ini berjalan 6 bulan. Tiga bulan pertama, Oktober-Desember 2025, dilanjutkan Januari-Maret 2026,” jelasnya.
Program magang berbayar ini merupakan salah satu dari delapan agenda prioritas paket kebijakan ekonomi 2025 yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah mempercepat penyerapan tenaga kerja terdidik serta memberikan pengalaman profesional yang sesuai kebutuhan industri.
Kemenko Perekonomian merancang program ini bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Airlangga menegaskan bahwa langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara lulusan baru dan kebutuhan industri sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




