Program Magang Digaji UMK Dibuka Lagi, Targetkan 80.000 Fresh Graduate
Kamis, 30 Oktober 2025 | 11:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Pemerintahan membuka kembali program pemagangan nasional dengan gaji setara upah minimum kota/kabupaten (UMK) untuk lulusan baru perguruan tinggi. Hal ini sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas kesempatan kerja bagi para fresh graduate serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah.
Program ini merupakan kelanjutan dari batch 1 yang telah diikuti oleh 20.000 peserta sejak 13 Oktober 2025 lalu. Pada batch 2, pemerintah menargetkan sekitar 80.000 lulusan baru dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti program pemagangan di berbagai sektor industri.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan Kemenaker mendorong perluasan akses magang yang tidak hanya melibatkan perusahaan swasta dan BUMN, tetapi juga kantor kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
“Di batch 2 ini, Kemnaker mendorong perluasan akses magang tidak hanya perusahaan swasta dan BUMN tetapi juga kantor kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Keterlibatan perusahaan mencerminkan komitmen perusahaan terhadap pembangunan sosial dan ekonomi bangsa,” ujar Yassierli dalam keterangan tertulis, seperti dikutip Kamis (30/10/2025).
Yassierli menerangkan selama enam bulan masa pemagangan, peserta akan menerima uang saku setara UMK yang disalurkan melalui Bank Himbara, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang ditanggung pemerintah.
Lebih lanjut, program pemagangan nasional ini menjadi bagian dari delapan paket stimulus ekonomi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada kuartal IV 2025, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas lapangan kerja.
Pemerintah sendiri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 396 miliar guna mendukung program ini, dengan alokasi masing-masing Rp 198 miliar untuk tahun 2025 dan 2026.
Adapun, pendaftaran program dilakukan secara daring melalui laman siapkerja.kemnaker.go.id. Tidak ada syarat tambahan untuk mengikuti program ini.
Tahapan pelaksanaan program pemagangan nasional batch 2 dimulai pada 24 Oktober–5 November 2025 untuk pendaftaran penyelenggara dan pengusulan program, disusul 6–12 November 2025 untuk pendaftaran calon peserta.
Sementara itu, seleksi calon peserta akan berlangsung 12–20 November 2025, dengan pengumuman dan penetapan peserta pada 21 November 2025, sebelum resmi dimulai pada 24 November 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




