Menaker Yassierli: Peserta Magang Nasional Bisa Jadi Karyawan Tetap
Rabu, 29 Oktober 2025 | 05:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan, peserta program magang nasional lulusan perguruan tinggi berpeluang besar menjadi karyawan di perusahaan tempat mereka menjalani program. Tujuan utama program ini memang bukan untuk menyerap tenaga kerja, tetapi tidak menutup kemungkinan peserta yang berprestasi akan direkrut secara profesional.
Dalam keterangannya di kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jakarta, Selasa (28/10/2025), Yassierli menjelaskan, magang nasional lulusan perguruan tinggi merupakan bagian dari paket kebijakan pemerintah 8+4+5. Program ini dirancang untuk memperkuat daya saing lulusan baru (fresh graduate) melalui pengalaman kerja nyata di dunia industri.
“Program ini menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta meningkatkan kompetensi dan soft skills peserta. Kita tidak menjadikan berapa banyak isu dan magang itu bekerja menjadi target karena ini adalah bagian dari paket ekonomi,” ujar Yassierli.
Namun, ia menegaskan, tidak menutup kemungkinan jika selama proses magang para peserta menunjukkan performa terbaiknya, perusahaan akan tertarik untuk memberikan tawaran kerja tetap.
Sebelumnya, Kemenaker secara resmi membuka penyelenggaraan magang nasional lulusan perguruan tinggi batch I tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat kompetensi, meningkatkan keterampilan, dan mendorong daya saing tenaga kerja muda Indonesia.
Pembukaan program tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menaker Yassierli, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta perwakilan Komisi IX DPR di Ruang Tridharma Kemenaker, Jakarta, pada Senin (20/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai perusahaan penyelenggara dan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, baik secara luring maupun daring.
Dalam arahannya, Menko Airlangga Hartarto menegaskan, program magang nasional diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja (link and match).
Airlangga juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung keberhasilan program tersebut. Ia menyebutkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan satu posisi magang diperebutkan oleh sekitar 200 pendaftar.
“Kepada adik-adik peserta magang, bangun networking dan gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Program magang nasional lulusan perguruan tinggi 2025 ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam mencetak generasi muda yang siap kerja, berkompeten, dan mampu bersaing di pasar tenaga kerja nasional maupun global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




