ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenaker Perkuat Program Magang Nasional Lulusan Perguruan Tinggi

Jumat, 19 Juni 2026 | 15:02 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. (Antara/Sulthony Hasanuddin)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terus memperkuat program pemagangan nasional lulusan perguruan tinggi sebagai salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kesiapan kerja generasi muda Indonesia. 

Program ini dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja melalui pengalaman kerja nyata yang dapat meningkatkan kompetensi serta daya saing lulusan baru perguruan tinggi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan program pemagangan nasional menjadi salah satu program prioritas Kemenaker dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

ADVERTISEMENT

“Program ini dirancang sebagai jembatan pembekalan praktis bagi para lulusan baru perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja nyata, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kesiapan mereka memasuki dunia kerja profesional,” ujar Yassierli dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Yassierli mengapresiasi tingginya antusiasme peserta serta dukungan dunia usaha dan dunia industri dalam menyukseskan pelaksanaan program tersebut. Hingga saat ini, lebih dari 102.000 peserta telah ditetapkan sebagai peserta pemagangan dan lebih dari 65.000 peserta telah menyelesaikan program tersebut.

Program Magang Nasional 2025 tahap I dan II yang diikuti 78.000 peserta ditutup pada Selasa (26/5), dengan hasil kepuasan peserta cukup tinggi dan sebagian mendapatkan tawaran pekerjaan di tempat magang. - (ANTARA/Iqbal-Chandra)
Program Magang Nasional 2025 tahap I dan II yang diikuti 78.000 peserta ditutup pada Selasa (26/5), dengan hasil kepuasan peserta cukup tinggi dan sebagian mendapatkan tawaran pekerjaan di tempat magang. - (ANTARA/Iqbal-Chandra)

Melalui program pemagangan nasional, peserta memperoleh berbagai manfaat, antara lain uang saku setara upah minimum kabupaten/kota (UMK), perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, pendampingan dari mentor di tempat pemagangan, serta sertifikat setelah menyelesaikan program.

Kemenaker akan terus memperkuat implementasi program pemagangan nasional melalui peningkatan target peserta, penyediaan sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara gratis, perluasan sasaran peserta, serta penguatan sistem informasi dan pengawasan program.

Yassierli berharap program pemagangan nasional dapat terus menjadi ruang belajar dan pengembangan kompetensi bagi generasi muda Indonesia.

“Program ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing. Kami mengajak para lulusan perguruan tinggi untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Siasati Tren PHK, Kemenaker Dongkrak Kuota Magang Nasional

Siasati Tren PHK, Kemenaker Dongkrak Kuota Magang Nasional

EKONOMI
Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

EKONOMI
Alumni Magang Nasional Bakal Dapat Sertifikat Gratis dari Kemenaker

Alumni Magang Nasional Bakal Dapat Sertifikat Gratis dari Kemenaker

EKONOMI
Link Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Ada 24 Kejuruan

Link Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Ada 24 Kejuruan

NASIONAL
Menaker Minta BPJS Kuatkan Langkah Preventif Cegah Kecelakaan Kerja

Menaker Minta BPJS Kuatkan Langkah Preventif Cegah Kecelakaan Kerja

EKONOMI
Santunan Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Cair, Ini Perinciannya

Santunan Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Cair, Ini Perinciannya

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon