ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wamen UMKM Dukung UMKM yang Fokus dalam Industri Berkelanjutan

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 09:37 WIB
YM
YM
Penulis: Yurike Metriani | Editor: YM
Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza saat meninjau program Help Me Grow di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat, 24 Oktober 2025.
Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza saat meninjau program Help Me Grow di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat, 24 Oktober 2025. (Kementerian UMKM/Istimewa)

Pemalang, Beritasatu.com – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan akan selalu mendukung pengusaha UMKM yang memprioritaskan usahanya dalam pengembangan ekosistem industri berkelanjutan agar mereka bisa bertransformasi dan naik kelas. Saat meninjau program “Help Me Grow” di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (24/10/2025), Helvi mengatakan program ini hadir sebagai salah satu wujud nyata transformasi usaha kecil, khususnya di sektor produksi berbasis agro dan industri berkelanjutan.

Acara yang diinisiasi oleh Deputi Bidang Usaha Kecil melalui Asisten Deputi Produksi dan Digitalisasi Usaha Kecil ini, lanjut Wamen Helvi, bertujuan mendukung UMKM untuk beralih dari proses produksi manual menuju sistem berbasis mesin dan teknologi tepat guna.

“Berdasarkan data SIDT Kementerian UMKM, sekitar 94% UMKM masih berproduksi secara manual atau semi-manual, sehingga efisiensi dan produktivitasnya masih rendah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, Program Help Me Grow sekaligus menjawab tantangan tersebut melalui dukungan peralatan produksi, pelatihan keterampilan teknis, serta kemitraan pasar yang berkelanjutan.

“Program ini tidak hanya memberdayakan masyarakat desa, tetapi juga menciptakan ekonomi sirkular yang sejalan dengan arah kebijakan UMKM Hijau,” ungkapnya saat berdiskusi dengan warga Desa Beluk.

Model kolaboratif seperti Help Me Grow membuktikan bahwa pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya dengan modal, tetapi juga membutuhkan pendampingan, penerapan teknologi, dan jejaring pasar yang kuat.

“Kita berharap semakin banyak desa di Indonesia yang mampu menumbuhkan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari bawah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan sektor UMKM di Kabupaten Pemalang merupakan tulang punggung perekonomian sekaligus sumber utama lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Pemkab Pemalang terus berupaya memberikan dukungan melalui berbagai program, salah satunya bantuan kepada pengusaha UMKM dengan bunga 0%. Kami ingin memotivasi UMKM bahwa pemerintah hadir dan mendukung kegiatan bisnis mereka,” kata Anom.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri Maman Usul Revisi UU UMKM untuk Tingkatkan Daya Saing

Menteri Maman Usul Revisi UU UMKM untuk Tingkatkan Daya Saing

EKONOMI
KUR Tembus Rp 105,8 Triliun, UMKM Produktif Jadi Prioritas

KUR Tembus Rp 105,8 Triliun, UMKM Produktif Jadi Prioritas

MULTIMEDIA
Pemerintah Siapkan Aturan Baru Biaya Layanan E-Commerce, Seperti Apa?

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Biaya Layanan E-Commerce, Seperti Apa?

EKONOMI
Pemerintah Minta Marketplace Tak Mendadak Naikkan Biaya Layanan

Pemerintah Minta Marketplace Tak Mendadak Naikkan Biaya Layanan

EKONOMI
Menteri UMKM Ancam Shopee-TikTok Cs Akibat Asal Naikkan Tarif Seller

Menteri UMKM Ancam Shopee-TikTok Cs Akibat Asal Naikkan Tarif Seller

EKONOMI
Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon